DPRD Palopo Anggarkan Rp 312 Juta untuk Pakaian Dinas Baru

Kabag Keuangan Setwan DPRD Palopo, Aifah.

PALOPO – Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), menganggarkan Rp 312 juta untuk pengadaan pakaian dinas baru bagi 25 legislator terpilih di Pileg 2024. Biaya itu sudah termasuk pengadaan pin emas 10 gram.

“Benar sudah kami anggarkan, pakaian sama pin emas 25 anggota dewan terpilih,” kata Kabag Keuangan Setwan DPRD Palopo Aifah kepada media, Rabu (6/3/2024).

Aifah mengungkapkan anggaran itu untuk mengakomodir pakaian sipil lengkap (PSL), pakaian sipil harian (PSH) dan pin emas bagi 25 anggota DPRD Palopo. Dana itu belum termasuk pengadaan pakaian adat untuk anggota dewan.

Biasanya kan 3 baju, ada PSH, PSL sama baju adat. Tapi untuk tahun ini cuma PSH, PSL dan pin emas dulu, karena kemampuan anggaran kita cuma segitu, kita anggarkan kurang lebih Rp 312.500.000. Nanti di anggaran (APBD) perubahan atau induk 2025 akan kita penuhi yang lainnya,” ungkapnya.

Dia merincikan untuk harga PSL senilai Rp 2,5 juta untuk satu anggota dewan dan PSH senilai Rp 2 juta. Kemudian diberikan pin emas seberat 10 gram untuk satu anggota DPRD, sehingga total harga 25 pin emas sejumlah Rp 200 juta.

“Kalau untuk dua seragam itu (PSL dan PSH) Rp 112.500.000, sementara pin emas Rp 200 juta untuk 25 anggota dewan. Karena satu dewan kita berikan pin emas seberat 10 gram,” ucapnya.

Aifah memastikan kualitas pakaian yang terbaik untuk seragam 25 legislator Palopo itu meski anggarannya terbatas. Menurutnya, untuk kualitas seragam dewan menggunakan bahan kain wol.

“Seragamnya kita gunakan bahan kain wol. Tetap kita berikan kualitas terbaik untuk dewan, tinggal kita bagaimana cara mengefisiensi anggaran yang ada,” pungkasnya. (*)