Harganya Rp73 Juta, Sapi Seberat Satu Ton Dikurbankan Jokowi untuk Warga Palopo

  • Whatsapp
Inilah sapi jenis limosin milik Jokowi yang akan dikurbankan untuk masyarakat kota Palopo. Sapi ini juga telah melalui uji lab sehingga dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

PALOPO — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyumbangkan seekor sapi kurban untuk masyarakat kota Palopo. Hewan kurban ini diambil dari wilayah Gowa tepatnya di Desa Bontolangkasa Selatan Kecamatan Bontonompo di peternakan milik Zainuddin Natsir.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kota Palopo, Muh Ibnu Hasyim yang dikonfirmasi tak menampik jika orang nomor satu di Indonesia itu akan berbagi hewan kurban untuk warga Palopo.

Bacaan Lainnya

“Surat pemberitahuannya sudah ada. Jika tidak ada kendala, Jumat mendatang sapinya sudah tiba di Palopo,” kata Ibnu Rabu (14/7/2021).

Dari data yang diterima, sapi yang dikurbankan Jokowi adalah jenis sapi limosin yang berumur 42 bulan dengan berat 1.041 kg atau satu ton lebih. Harga sapi tersebut Rp73.000.000. Ditambah ongkos kirim ke Palopo dan pajak 10 persen. Jadi totalnya Rp80.300.000.

Untuk lokasi sembelihnya, dijadwalkan di Masjid Agung Luwu Kota Palopo pada hari raya idul adha 1442 hijriah.

Sebelumnya, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Taufik mengatakan, tim dari Kementan turun untuk memeriksa kesehatan dan kondisi sapi yang akan disumbangkan untuk warga Sulsel di Hari Idul Adha 1442 Hijriah nanti.

“Jadi tim kementerian sudah turun mencari sekaligus mengecek kesehatan dan tentu saja berat ideal sapi yang akan disumbangkan Presiden di Sulsel,” kata Taufik di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (1/7/2021).

Untuk berat sapi kurban yang dicari, kata dia, bobotnya mendekati atau mencapai satu ton. Hal ini sudah menjadi standar ideal hewan kurban sumbangan Presiden.

Seperti halnya sapi kurban Jokowi untuk Sulsel pada 2020 lalu yang diserahkan untuk warga di Kabupaten Jeneponto. Saat itu serah terima sapi tersebut dilakukan oleh Gubernur nonaktif Nurdin Abdullah. (asm)













Pos terkait