‘PEDIH AKIBAT PERANG’, Aksi Perubahan yang Ditawarkan Plt Kadis PUPR Palopo

  • Whatsapp

PALOPO — Walikota Palopo diwakili Sekda, Firmanza telah melaunching tiga aplikasi hasil proyek perubahan reformer pelatihan kepemimpinan Administrator Angktan I Pusdiklat KMP LAN RI untuk kota Palopo.

Salah satu aplikasi yang dilaunching ialah ‘Pedih Akibat Perang’. Merupakan singkatan dari Pengaruh Tender Dini Terhadap Penyerapan Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas PUPR Palopo.

Bacaan Lainnya

Aksi ini dibuat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR Palopo, Harianto, ST.

Anto sapaan akrab Plt Kadis PUPR kepada media ini mengatakan launcing dari aksi perubahan ini dilakukan sebagai bentuk implementasi dari produk Diklatpim PKA I 2021 LAN Makassar, yang mengusung tema sebagai aksi perubahan yang dilakukan oleh reformer Harianto.

“Tema ini diusung sebagai aksi perubahan karena berdasarkan diagnosa dan kondisi yang ada bahwa selama ini di setiap tahunnya kita selalu diperhadapkan dengan situasi kasat-kusut dalam rangka penyerapan DAK,” kata Anto.

“Karena pengelolaan dan penyerapan dana alokasi khusus ini diatur dengan regulasi sendiri yang mana pada tenggang waktu tertentu atau batas waktu tertentu para OPD penerima dana alokasi diberi tenggang waktu dalam penyerapan anggaran dan apabila dalam waktu yang telah ditentukan kita tidak mampu atau terlambat dalam melakukan serapan anggaran maka akan diberikan konsekuwensi salah satunya dana tersebut bisa saja batal atau hangus dan juga akan mempengaruhi terhadap penerimaan dana alokasi khusus untuk tahun berikutnya,” jelasnya.

Anto mencontohkan, seperti halnya pihaknya di PUPR beberapa tahun lalu. Hal tersebut pernah terjadi sehingga kondisi seperti ini tidak saja merugikan pemerintah daerah tetapi juga merugikan masyarakat itu sendiri.

“Oleh karena itu berangkat dari peristiwa tersebut muncul inovasi terobosan baru untuk melakukan proses pemilihan penyedia barang/jasa melalui mekanisme tender dini, yang mana strategi tender DINI ini mendahului tahun anggaran baru dan hal ini dibenarkan oleh regulasi hukum yang mengatur tentang proses pengadaan barang/jasa pemerintah,” bebernya.

Lanjut dia, pengaruh keterlambatan dari serapan anggaran itu dipengaruhi oleh keterlambatan dari pelaksanaan proses tender.

“Hal ini tidak hanya terjadi pada daerah kita tetapi hampir di setiap tahunnya hal ini terjadi di daerah-daerah lainnya juga. Oleh karena itu melalui aksi perubahan ini dengan terobosan baru ini bisa mengatasi dan memberikan solusi terhadap kondisi kasat-kusut dan keterlambatan serapan anggaran,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Walikota Palopo diwakili Sekda, Firmanza melaunching tiga aplikasi hasil proyek perubahan reformer pelatihan kepemimpinan Administrator Angktan I Pusdiklat KMP LAN RI, peserta Kota Palopo, Tahun 2021 yang diselenggarakan di Ruang Pertemuan Ratona Jumat (3/9/2021).

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa launching ini penting, dalam rangka penyelesaian tugas para keberlangsungan unit organisasi dalam pemerintahan, ditentukan oleh bagaimana pelayanan kepada publik dilaksanakan.

“Dalam administrator melakukan hal ini, pejabat menjadi penentu awal bagaimana organisasi akan menjalankan pelayanannya kepada
masyarakat, dengan menentukan langkah-langkah pengendalian terkait pelayanan,” kata Firmanza.

Melalui Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 1 Tahun 2021, diharapkan benar benar akan meningkatkan pelayanan terkhusus kepada masyarakat Kota Palopo.

Diakhir sambutannya, Firmanza DP mengatakan bahwa salah satu point penting, adalah bagaimana para peserta dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

Adapun tiga aplikasi yang dilaunching yakni aplikasi milik Plt Kadis PUPR Palopo, Harianto dengan judul Pengaruh Tender Dini Terhadap Penyerapan Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas PUPR Palopo yang disingkat ‘Pedih Akibat Perang’.

Kemudian aplikasi milik Supiati, Kabid Aset Daerah BPKAD yang diberi nama Sipada (Sistem Pengelolaan Barang Milik Daerah) dan terakhir milik Darni (Kabag Kesra) Kota Palopo dengan nama aplikasi Kelola Zakat Satu Data (Lazada). (asm)









Pos terkait