Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, RSUD Batara Guru Bangun Tiga Gedung Untuk Perawatan Jiwa, Saraf, dan Hemodialysis

Bupati Luwu, Basmin Mattayang saat memberikan sambutan pada acara peletakan batu pertama tiga ruang perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Belopa, Selasa (04/07/2023).

BELOPA— Dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Bupati Luwu, Basmin Mattayang melakukan peletakan batu pertama tiga gedung perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (SUD) Batara Guru Belopa, Selasa (04/07/2023).

Dihadapan Bupati, Direktur RSUD Batara Guru, dr. Daud Mustakim menjelaskan, tiga gedung yang akan dibangun itu dikhususkan untuk perawatan jiwa, saraf, dan hemodialysis atau cuci darah.

Bacaan Lainnya

“Tujuannya yaitu agar rumah sakit ini mampu menampung jumlah pasien yang terus bertambah,” katanya.

Melihat kondisi saat ini, kata dr. Daud, semakin hari ada, pasien semakin bertambah, dan ruangan yang ada tidak mencukupi untuk menampung semua pasien.

“Setelah memohon kepada Bupati, Alhamdulillah direspon dengan baik, sehingga di tahun 2023 ini pembangunan tiga gadung dianggarkan melalui APBD,” ucapnya.

Yang membutuhkan cuci darah, lanjut Dirut RSUD Batara Guru, tidak hanya berasal dari Kabupaten Luwu saja, tapi ad ayang berasal dari Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur, sehingga pembangunan fasilitas untuk hemodialysis sangat diperlukan.

“Begitu pula dengan perawatan Jiwa, RSUD Batara Guru Belopa satu-satunya rumah sakit di wilayah Luwu Raya yang memiliki perawatan jiwa sehingga banyak pasien dari berbagai wilayah yang dirujuk kesini,” ungkap dr. Daud.

“Kita berharap dengan pembenahan, perbaikan dan peningkatan kualitas perawatan yang kita lakukan, RSUD Batara Guru nantinya bisa menjadi salah satu rumah sakit rujukan di Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Sebelum melakukan peletakan batu pertama, Bupati Luwu dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Direktur RSUD Batara Guru beserta seluruh jajarannya yang telah bekerja keras memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Rumah sakit itu harus identik dengan kebersihan, senyum keramahan dan humanis, karena kesembuhan pasien salah satunya tergantung bagaimana cara kita menghadapi pasien dengan keramahan,” ucap Basmin Mattayang.

“Kepada direktur rumah sakit beserta jajarannya saya mengucapkan terimakasih, dimana telah membuat kondisi rumah sakit ini bersih, nyaman, melayani pasien dengan ramah sehingga memberi kesan baik kepada masyarakat yang akan mengangkat citra pemerintah Kabupaten Luwu,” tambahnya.

Basmin juga berharap,  pihak rumah sakit terus meningkatkan kualitas pelayanan, melakukan evaluasi terhadap kekurangan-kekurangan yang ada dan melaksanakan kewajiban sebagai abdi negara, pelayan masyarakat dengan ikhlas.

“Insya Allah, jika kita ikhlas bekerja, melayani masyarakat dengan baik maka akan menjadi pahala di akhirat kelak. Kita bangun gedung 3 unit ini sebagai pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan Kesehatan,” ucapnya.

“Semoga dibawah kepemimpinan dokter Daud semua bisa terlaksana dengan baik, tingkatkan kompetensi dokter dan perawat melalui pelatihan dan studi tiru serta berikan penyuluhan-penyuluhan kepada pasien bagaimana menjaga Kesehatan yang baik,” tutup Bupati Luwu. (rls/fit)































Pos terkait