140 Motor Terkena Banjir Diperbaiki di Bengkel Darurat Secara Gratis, Andi Saddam : Hari Ini Kita Tutup

  • Whatsapp

LUTRA — Ikatan Bengkel Palopo bekerjasama Putra Motor Masamba akan menutup Bengkel Darurat Gratis di Masamba.

Bengkel motor khusus warga terkena banjir itu dibuka sejak Sabtu dan berakhir Minggu (19/7/2020) di dekat traffight light atau lampu merah kantor bupati Lutra.

Bacaan Lainnya

“Per hari ini motor yang sudah masuk dan keluar totalnya adalah 140 unit motor. Masih ada 60 unit motor yang sementara perbaikan di bengkel dan kita upayakan selesai semua hari ini. Karena motor yang masuk sudah melebihi kapasitas dan sudah habisnya oli dan part yang kami miliki, maka kita akan tutup,” kata owner Bengkel Andi Jaya Palopo, Andi Saddam.

“Selain itu, hari Senin para relawan juga sudah harus masuk kerja dan berkantor. Dengan keterbatasan yang kami miliki, kami memohon maaf jika ada salah dan kata,” tambahnya.

Andi Saddam tak lupa mengucapkan terimakasih atas partisipasi para relawan mekanik, bengkel donatur dan warga Masamba.

“Semoga kita semua selalu dalam lindungan-NYA amin. Dan semoga kondisi masamba dan warganya cepat pulih,” harapnya.

Sebelumnya diberitakan, berbagai cara dilakukan warga dalam menunjukkan kepeduliannya terhadap korban banjir bandang di Masamba Luwu Utara.

Tak terkecuali Bengkel Andi Jaya yang terletak di Jln Andi Mappanyompa kota Palopo. Bengkel tersebut akan membuka layanan service gratis kepada korban banjir yang ada di Masamba.

“Rencana kami akan membuat bengkel darurat yang memberi pelayanan servis gratis kepada motor-motor yang terdampak banjir Masamba,” kata owner Bengkel Andi Jaya, Andi Saddam kepada media ini Jumat (17/7/2020).

Bengkel yang dimaksud akan dibuka pada Sabtu (18/7/2020) pagi di dekat traffight light atau lampu merah kantor bupati Lutra. Adapun sparepart yang disiapkan berupa oli dan busi.

“Sementara kita siapkan oli dan busi. Kita upayakan bagaimana agar bisa nyala dulu motornya,” sebutnya.

“Kita juga membuka donasi bagi warga yang ingin menyumbang berupa oli. Karena saat ini sudah banyak permintaan servis. Kita khawatir nanti tidak mencukupi yang kita siapkan,” tambah Andi Saddam.

Saddam menjelaskan, bantuan servis gratis dimaksudkan agar perekonomian cepat pulih kembali. (asm)























Pos terkait