Balitbangda Palopo Gelar Bimtek Layanan Puja Indah

  • Whatsapp
Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang punya keterkaitan terkait layanan Puja Indah Kemendagri ini.
9

Palopo – Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Palopo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) layanan Pusat Jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah) Kemendagri RI di ruang kerja Kepala Balitbangda Palopo, 24-25 Februari 2021. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang punya keterkaitan terkait layanan Puja Indah Kemendagri ini.

Kepala Balitbangda Palopo, Andi Enceng SE MSi mengatakan, Bimtek ini digelar sebagai bentuk upaya Pemerintah dalam meningkatkan kemudahan pelayanan kepada instansi terkait dan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Bimtek ini merupakan komitmen Pemkot Palopo dalam menggunakan aplikasi Puja Indah sebagai platform layanan bagi masyarakat, di Tahun ini Bimtek digelar secara virtual, mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang masih harus terus diantisipasi,” sebutnya.

Dijelaskan Enceng, Puja Indah merupakan inovasi layanan aplikasi berbagai pakai. Adapun tujuan penerapan Puja Indah ini sendiri yakni mengembangkan kreatifitas penyelenggaraan pemerintah daerah berorientasi inovasi.

“Sejumlah keunggulan yang dimiliki aplikasi Puja indah ini merupakan aplikasi berbagi pakai, sehingga nanti masyarakat dan Pema dapat memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhannya,” tambahnya.

Saat ini, Puja Indah telah memiliki 14 layanan, dengan pembagian 13 layanan yang berbasis pada urusan pemerintahan dan 1 layanan tematik yaitu layananan Perizinan, layanan kesehatan, layanan ketenagakerjaan, layanan administrasi penduduk, layanan pendidikan, layanan komoditas, dan layanan DPRD dalam hal penyerapan aspirasi.

Terdapat pula layanan ketentraman dan ketertiban umum, layanan pekerjaan umum, layanan administrasi pemerintahan, layanan pariwisata, layanan sosial, dan layanan perhubungan, serta layanan e-ternak.

Dikatakan Enceng, output dari kegiatan ini adalah meningkatnya pelayanan publik melalui aplikasi layanan berbagai pakai ini, perangkat daerah nantinya akan diberikan akun untuk mengolah dan menginput data dan layanan di sistem.

“Adapun masyarakat dapat melihat data dan mencari jenis layanan via HP setelah download aplikasi di playstore,” pungkasnya. (*)

Pos terkait