Bina Marga PUPR Palopo Perbaiki Talud Jembatan di TPU Purangi

  • Whatsapp
Foto jembatan menuju TPU Purangi yang sudah selesai dikerjakan pihak rekanan CV Partner Sejati Teknik, Sabtu 6 Juni 2020 lalu.
4

PALOPO — Sorotan publik atas foto retaknya proyek pembangunan jembatan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Purangi yang sempat viral melalui media sosial membuat jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kota Palopo terutama bidang Bina Marga sebagai leading sektor merasa perlu memberi klarifikasi.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Palopo, Ibnu Rus, mengaku jika proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan sehingga pihaknya kembali memerintahkan kontraktor pelaksana untuk memperbaiki kerusakan di bagian talud penahan jembatan di kawasan Purangi itu.

Bacaan Lainnya

“Pekerjaan memang sudah selesai, sudah PHO (serah terima, red) pada 28 Desember 2019 lalu tapi masa pemeliharaan masih ada, sampai tanggal 26 Desember 2021 mendatang,” jelas Ibnu, beberapa waktu yang lalu.

Ia melanjutkan, kontraktor pelaksana (rekanan) yakni CV Partner Sejati Teknik sudah melakukan perbaikan sejak Rabu 3 Juni lalu, terkait retaknya talud penahan jembatan tersebut, yang secara teknis, kata dia, masih bisa dipertanggungjawabkan yang diduga sebab faktor alam.

“Kami menduga retak karena faktor kondisi alam. Faktor non teknis, adanya pengaliran air aktif dari stabilitas lereng pada dimensi sungai. Mungkin disebabkan oleh cuaca dengan curah hujan cukup tinggi, sehingga ada gerakan air pada sayap jembatan,” lanjut Ibnu yang mencoba menganalisa penyebab keretakan.

Untuk diketahui, pekerjaan jembatan ini menelan biaya hanya Rp247.669.000,- dari kocek APBD 2019, dengan panjang bentangan 10 meter, dan lebar 4,7 meter serta ketinggian dari dasar 6 meter. Ibnu mencoba memastikan perbaikan pekerjaan talud jembatan yang juga disorot Komisi II DPRD Palopo itu bisa selesai secepatnya. “Perbaikan sudah selesai, jadi sudah tidak ada masalag lagi,” pungkasnya. (*)



Pos terkait