Bupati Luwu Serahkan Ranperda RPJMD dan Riparda ke DPRD

  • Whatsapp
8

BELOPA — Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang menyerahkan 2 (dua) jenis Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yakni Ranperda Perubahan RPJMD Kabupaten Luwu Tahun 2019-2024 dan Ranperda tentang Rencana Induk Pariwisata Daerah (Riparda) dalam Rapat Paripurna DPRD, Kantor DPRD Luwu, Kelurahan Senga Kecamatan Belopa, Selasa (23/3/2021).

Terkait dengan Ranperda Perubahan RPJMD 2019-2024, Bupati Menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan amanat Pasal 342 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Disebutkan, perubahan RPJMD dapat dilakukan apabila terjadi perubahan mendasar, antara lain terjadinya bencana alam, krisis ekonomi dan perubahan kebijakan nasional.

Bacaan Lainnya

“Perubahan mendasar yang dimaksud adalah saat ini kita alami bencana non alam atau adanya Pandemi Covid-19 yang menyebabkan tidak tercapainya target pertumbuhan ekonomi tahun 2020. Dimana hanya bisa mencapai sebesar 1,30 persen, jauh dari target yang ditetapkan sebesar 7,30 persen”, jelasnya.

Akibat Pandemi Covid-19, SPM pada bidang kesehatan juga tidak mencapai target. Angka pengangguran dari 4,66 persen pada tahun 2019 menjadi 4,94 persen pada tahun 2020. Sementara dalam RPJMD Pemkab Luwu menargetkan penurunan angka pengangguran menjadi 4,36 persen pada tahun 2020.

Menyangkut Ranperda tentang Rencana Induk Pariwisata Daerah, dimaksudkan sebagai landasan dalam pengembangan dan pengendalian kepariwisataan daerah secara berkelanjutan yang memuat kebijakan pembangunan destinasi pariwisata daerah, industri pariwisata daerah, pemasaran pariwisata daerah dan kelembagaan pariwisata daerah.

“ Berdasarkan perwilayahan pariwisata daerah, ada 8 Destinasi Pariwisata Daerah (DPD), yakni Buntu Ma’tabing, Latimojong, Air Terjun Sarambu Masiang, Wisata Aalam Wai Tiddo, Situs Batu Borrong, Pelabuhan Belopa, Situs Lapandoso, dan Kawasan Agrowisata Desa Puty”, kata Basmin.

Adapun Perwilayahan Pariwisata dibagi menjadi 5 Kawasan Pengembangan Pariwisata Daerah (KPPD) yaitu Zona Selatan, Zona Timur, Zona Tengah, Zona Barat dan Zona Utara.

Dalam ranperda juga ditetapkan Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) yang terdiri dari 22 kecamatan se Kabupaten Luwu, serta memuat pula arah pembangunan kepariwisataan dalam kurun waktu tahun 2021 hingga tahun 2036. (fit)

Pos terkait