Dampak Corona, IAIN Palopo Terapkan Kuliah Hingga Pendaftaran Wisuda Online

PALOPO — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo untuk sementara meniadakan kuliah tatap muka sebagai dampak dari wabah virus corona yang sudah masuk di Indonesia.

Untuk mengganti proses kuliah tatap muka, IAIN Palopo menggantinya dengan sistem online atau penugasan dari dosen dengan memanfaatkan pembelajaran daring yang tersedia.

Bacaan Lainnya

Hal itu tertuang dalam surat edaran IAIN Palopo nomor 453/In.19/HM.00/03/2020 yang diteken oleh Rektor IAIN Palopo pada Minggu (15/3/2020) tentang Kesiapsiagaan dan Upaya Pencegahan Penyebaran Infeksi Covid-19
di Lingkungan IAIN Palopo.

Berikut beberapa poin dalam surat edaran tersebut.

  1. Seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa agar melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan lebih sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer. Bagi yang mengalami gejala influenza agar memakai masker, meminimalkan interaksi sesama sivitas akademika IAIN Palopo, dan memperhatikan etika ketika batuk dan bersin.
  2. Kegiatan perkuliahan dengan tatap muka langsung untuk sementara ditiadakan dan dilaksanakan dengan menggunakan metode daring (online) dan atau penugasan dari dosen dengan memanfaatkan media
    pembelajaran daring yang tersedia.
  3. Kegiatan bimbingan penulisan tugas akhir skripsi atau tesis sedapat mungkin dilakukan dengan metode online (daring) dan bilamana harus dilakukan secara langsung agar dosen pembimbing dan mahasiswa menghindari adanya kontak fisik.
  4. Kegiatan ujian akhir skripsi dan tesis tetap dilaksanakan seperti biasanya dengan sedapat mungkin menghindari kontak fisik dan mengupayakan agar tidak dilaksanakan dalam ruang tertutup (ventilasi udara dibuka).
  5. Kegiatan yang sifatnya melibatkan banyak orang seperti PPL, FGD, Workshop, Seminar, dll. untuk sementara waktu ditunda dan dijadwalkan ulang pelaksanaannya.
  6. Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode I Tahun 2020 pendaftarannya tetap dilaksanakan secara daring, dan pelaksanaannya direncanakan tanggal 15 April 2020 sesuai jadwal, dengan tetap memperhatikan segala kemungkinan sesuai dengan keputusan Pemerintah dan perkembangan selanjutnya. Bila ada, penundaan pelaksanaan wisuda akan diumumkan secara resmi oleh Institut.
  7. Presensi dosen dan tenaga kependidikan untuk sementara waktu tidak menggunakan finger print dan dilakukan secara manual pada unit kerja masing-masing dengan tetap melaksanakan tugas dan melaporkan setiap akhir bulan.
  8. Upacara Hari Kesadaran Nasional setiap tanggal 17 dan Apel Pagi setiap hari Senin untuk sementara waktu ditiadakan.
  9. Interaksi antar warga kampus dalam bentuk kontak langsung dalam ruang tertutup agar dihindari kecuali untuk urusan mendesak dan mengoptimalkan penggunaan alat komunikasi online (WA, Email, SMS, dll).
  10. Para sivitas akademika untuk sementara waktu tidak melaksanakan perjalanan dinas ke luar negeri atau ke luar kota kecuali untuk alasan mendesak dan mendapat ijin atau penugasan dari Rektor.
  11. Biro AUAK, Fakultas, Paca, Lembaga dan Unit agar menyediakan sabun dan hand sanitizier di seluruh toilet, mengintensifkan petugas kebersihan, satuan pengamanan dan petugas khusus untuk melakukan disinfeksi dan sterilisasi di lingkungan kampus.

Demikian Surat Edaran ini disampaikan untuk dilaksanakan terhitung sejak tanggal 15 Maret sampai dengan 01 April 2020 dan akan dilakukan evaluasi secara berkala. Marilah kita senantiasa memohon perlindungan kepada Allah swt dan memperbanyak amalan dzikir dan doa agar kita terhindar dari segala musibah dan bencana. Aamiin yaa Rabbal’alamin. (asm)



Pos terkait