Didorong Relawannya Maju 3 Periode, Jokowi : Ada yang Ingin Menjerumuskan Saya

  • Whatsapp

JAKARTA — Wacana jabatan presiden 3 periode kini terus mencuat. Bahkan, relawan Jokowi, Jokpro 2024, mendorong Jokowi untuk maju ke tiga kalinya berpasangan dengan Prabowo Subianto.

Lantas apa tanggapan Jokowi terkait wacana tersebut? Dikutip dari Detik.com, Jokowi beberapa kali menegaskan menolak usulan dan wacana tersebut. Bahkan, ia merasa usulan itu seperti hendak mendorongnya supaya jatuh tersungkur.

Bacaan Lainnya

“Usulan itu menjerumuskan saya,” kata Jokowi lewat akun Twitter resminya yang bercentang biru, @jokowi, Minggu (2/12/2019). Jokowi menyatakan, dia adalah produk pemilihan presiden yang dipilih langsung oleh rakyat berdasarkan konstitusi. Karena itu, dia tegas menolak usulan masa jabatan presiden 3 periode.

“Saya tegaskan, saya tidak ada niat. Tidak ada juga berminat menjadi presiden tiga periode,” kata Jokowi lewat video di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (15/3/2021).

Jokowi mengatakan konstitusi telah mengamanahkan masa jabatan presiden maksimal 2 periode. “Itu yang harus kita jaga bersama-sama,” ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Jokowi juga menilai pihak yang memunculkan wacana itu hendak mencari muka ke dirinya. Dia pun menilai sebaiknya amandemen UUD tidak perlu dilakukan.

“Sejak awal sudah saya sampaikan bahwa saya produk pemilihan langsung. Saat itu waktu ada keinginan amandemen, apa jawaban saya? Untuk urusan haluan negara, jangan melebar ke mana-mana,” kata Jokowi kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

“Kenyataannya seperti itu kan. Presiden dipilih MPR, presiden 3 periode, presiden satu kali 8 tahun. Seperti yang saya sampaikan. Jadi, lebih baik tidak usah amendemen,” sambungnya.

“Ada yang ngomong presiden dipilih 3 periode, itu ada 3. Ingin menampar muka saya, ingin cari muka, padahal saya punya muka. Ketiga ingin menjerumuskan. Itu saja, sudah saya sampaikan,” ucap Jokowi. (*/adn)



Pos terkait