Fadriaty AS Peduli, Bantu Warga Luwu Tinggal di Gubuk 2×3 Meter

  • Whatsapp
9

BELOPA — Hasanuddin (50) warga Desa To’bia, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu sudah tiga tahun hidup di gubuk dengan ukuran 2×3 meter.

Hasanuddin tinggal bersama istri dan 4 orang anaknya di gubuk itu. Ia sempat mengadu nasib ke Malaysia sebagai pekerja serabutan di perkebunan sawit.

Bacaan Lainnya

“Saya 20 tahun merantau di Malaysia dengan maksud ingin memperbaiki nasib dan ekonomi keluarga, karena tidak ada hasil dan rindu kampung halaman, saya memutuskan untuk pulang ke kampung,” katanya, Jumat (03/07/2020).

Mengetahui ada warga yang tinggal di gubuk, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fadriaty Asmaun turun langsung melihat kondisi warga tersebut. Legislator Partai Demokrat ini memberikan bantuan berupa sembako dan pakaian buat keluarga Hasanuddin.

” Insya Allah kita akan upayakan agar keluarga ini mendapatkan bantuan rumah yang layak huni,” ungkap Enceng, sapaan akrabnya. Intan (27) istri Hasanuddin menyampaikan terimakasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan kepada keluarganya.

” Bantuan ini sangat berarti buat keluarga kami, yang kadang hanya bisa makan sekali dalam sehari,” ungkapnya sambil menangis.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Hasanuddin dan istrinya berkerja serabutan, sebagai pengikat rumput laut dengan upah lima ribu rupiah pertali dengan panjang 25 meter.

Tanah tempat mereka mendirikan gubuk pun milik salah seorang kerabat dari Hasanuddin.

” Meski hidup dengan keterbatasan ekonomi, saya masih bersyukur ada keluarga yang mau memberikan tumpangan untuk kami,” pungkas Hasanuddin. (fit)

Pos terkait