FIX, Pilkada Luwu Utara Diikuti Tiga Kandidat, Siapa Diuntungkan?

  • Whatsapp
4

MASAMBA — Pilkada Luwu Utara, bakal diikuti oleh tiga pasangan. Itu setelah tiga kandidat mencukupkan dukungan tujuh kursi untuk maju di kontestasi lima tahunan ini.

Tiga pasangan ini adalah Indah Putri Indriani-Suaib Mansyur, Thahar Rum-Rahmat Laguni dan Arsyad Kasmar-Andi Sukma. Pasangan Incumbent, IDP-Suaib Mansyur diusung oleh Partai Golkar, PAN, PDIP serta PPP. Totalnya, 15 kursi.

Bacaan Lainnya

Thahar Rum-Rahmat Laguni dengan jargon Matahari-nya, didukung oleh koalisi Partai Nasdem, PKB serta Perindo. Pasangan ini memiliki modal delapan kursi.

Sementara itu, pasangan Arsyad Kasmar-Andi Sukma, yang hari ini menerima rekomendasi dari Partai Gerindra, juga sudah mencukupkan syarat kursi.

Gerindra akan berkoalisi dengan Hanura dan PKS. Totalnya, sembilan kursi. Sejauh ini, tinggal partai Demokrat yang belum menentukan pilihan di pilkada Luwu Utara.

Antara IDP dengan Arsyad Kasmar. Hanya saja, dukungan partai berlambang mercy ini tak berpengaruh. Sebab, IDP dan Arsyad sudah memiliki modal kursi untuk maju.

Berkaca pada pilkada 2015 silam, hanya dua pasangan yang maju. Incumbent Arifin Junaidi-Andi Rahim head to head dengan penantang, Indah Putri Indriani-Thahar Rum.

Hasil pilkada saat itu menguntungkan IDP-Thahar Rum, yang meraih suara terbanyak dan dilantik sebagai bupati dan wakil bupati. Dengan komposisi tiga pasangan yang maju di pilkada Luwu Utara saat ini, siapakah yang diuntungkan?

Apakah Thahar Rum atau Arsyad Kasmar sebagai penantang, ataukah IDP berhasil mempertahankan kursi empuknya?

Manajer Strategi dan Operasional, Jaringan Suara Indonesia (JSI), Nursyandi Syam yang dimintai tanggapannya mengatakan, petahana Indah Putri Indriani, Thahar Rum dan Arsyad Kasmar adalah wajah-wajah lama yang memiliki modal elektoral mumpuni untuk memimpin Bumi Lamaranginang.

Hanya saja kata dia, skema kandidasi yang diikuti tiga pasang calon, atmosfernya relatif menguntungkan petahana IDP.

“Andai strategi politik “belah bambu” benar dijalankan. Konsentrasi kompetitornya bisa terpecah mengingat lawan politiknya tak hadir dari satu arah,” kata lelaki yang akrab disapa Sandi ini.

Kendati demikian peluang Thahar Rum dan Arsyad Kasmar tetap terbuka. Sebagai penantang kata Sandi, bisa memanfaatkan ruang itu untuk hadir dengan pesan kampanye bertema perubahan.

” Saya kira keuntungan elektoral bisa signifikan dituai oleh pasangan calon tergantung dari kerja-kerja politiknya. Situasi pandemi dan bencana alam yang menerpa Luwu Utara harus disikapi secara jeli dalam konteks kontestasi politik,” katanya. (adn)





Pos terkait