FP2KEL Minta Polisi Usut Tuntas Penambangan Liar yang Kerap Terjadi di Kabupaten Luwu

Ketua FP2KEL, Ismail Ishak. (Ft/Dok.)

BELOPA—Forum Pemuda Pemantau Kinerja Eksekutif dan Legislatif (FP2KEL) Kabupaten Luwu mendesak polisi untuk mengusut tuntas aktivitas pertambangan ilegal yang kerap terjadi di Luwu.

“Banyak tambang ilegal di Luwu yang melibatkan pejabat pemerintah, anak pejabat dan pengusaha, mereka melakukan pengerukan di bantaran sungai tanpa izin.” kata Ketua FP2KEL, Ismail Ishak, Kamis (14/07/2022).

Bacaan Lainnya

“Pada dugaan ilegal mining ini, beberapa waktu Polres Luwu menahan seorang anak pejabat pemerintah daerah kabupaten Luwu yang juga terlibat pertambangan ilegal,” tambahnya.

Selain tambang galian C ilegal kemarin yang juga melibatkan pejabat pemerintah kabupaten Luwu, beberapa waktu lalu Anggota DPRD Provinsi Sulsel saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Luwu, mereka menemukan tambang emas di Desa Kadundung, Kecamatan Latimojong yang mengantongi izin tambang galian C namun digunakan untuk penambangan emas.

Ismail menambahkan jika kegiatan ilegal seperti ini terus dibiarkan akan berdampak buruk pada kerusakan ekosistem lingkungan, bahkan akan menimbulkan bencana alam.

“Untuk itu, kami dengan tegas meminta penegak hukum agar mengusut aktivitas-aktivitas penambangan liar yang ada di Kabupaten Luwu,” katanya.

“Pelanggarannya double, pertama lokasi tambang tersebut ilegal, kedua alat yang digunakan milik pemerintah. Sehingga kami berharap kasus ini segera ditindaklanjuti dan juga meminta kepada Bupati Luwu, memberikan sanksi pada pejabat-pejabat yang nakal,” tandasnya. (fit)











Pos terkait