Kebijakan Basmin Mattayang Sebagai Bupati Luwu Diperiode Kedua Dalam Penanganan Covid-19

Salahsatu langkah strategis yang diambil oleh Basmin Mattayang sebagai Bupati Luwu dimasa pandemi covid19 yaitu membentuk Satuan Tugas Penanggulangan Wabah Pandemi.(Ft/dok).

Belopa- Desa Wara, Kecamatan Kamanre, Kotip Palopo, kurang lebih 67 tahun silam menjadi saksi lahirnya calon pemimpin yang membawa perubahan diberbagai aspek untuk kemajuan Kabupaten Luwu.

Ia adalah Dr. Drs. H. Basmin Mattayang, S.Pd. M.Pd, mantan bupati Luwu dua periode. Basmin Mattayang terpilih sebagai Bupati Luwu diperiode pertama tidak melalui Pemilihan Umum Kepala Daerah.

Bacaan Lainnya

Ia dipilih melalui pemilihan langsung yang dilakukan oleh 49 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu setelah Kotip Palopo dimekarkan di tahun 2004 menjadi tiga Kabupaten dan 1 kota dengan masa jabatan 2004-2009.

Periode kedua dengan masa jabatan 2019-2024, Basmin Mattayang terpilih sebagai Bupati Luwu bersama Alm. Syukur Bijak melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setelah masa jabatan Bupati sebelumnya berakhir di tahun 2018.

Awal pemerintahan Basmin Mattayang diperiode kedua ini, tentu sama halnya di periode pertama. Ia diterpa berbagai cibirian. Cibiran-cibiran itu ia jadikan cambuk untuk terus membangun Kabupaten Luwu.

Dipertengahan tahun 2019 masa kepemimpinan Basmin Mattayang, dunia dilanda wabah pandemik Covid-19 yang berdampak pada carut-marutnya perputaran ekonomi secara menyeluruh, termaksud di Kabupaten Luwu.

Dimasa itu, Basmin Mattayang mengeluarkan berbagai kebijakan yang bertujuan agar roda perekonomian tetap stabil.

Di pertangahan tahun 2019, dunia dilanda wabah pandemik Covid-19, virus yang cukup mematikan dan berhasil membuat roda perputaran ekonomi Indonesia caru-marut yang tentunya juga berpengaruh bagi Kabupaten Luwu. Pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan demi mencegah penularan covid-19.

Saat masa pandemik, Basmin selaku kepala daerah terus memutar otak, memfokuskan pemikiran agar perekonomian masyarakat Luwu tidak terpuruk dan roda perekonomian masyarakat tetap berputar.

Salah satu kebijakan yang diambil oleh Basmin selaku Bupati Luwu dimasa pandemi yaitu meramaikan lapangan sebagai sarana dan prasarana publik sebagai pusat kuliner bagi UMKM tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan waktu hingga Pukul 20.30 Wita.

Kebijakan lain yang diambil Basmin Mattayang dimasa pandemi yaitu melakukan percepatan penggunaan alokasi anggaran kegiatan tertentu atau refocusing dan perubahan alokasi anggaran untuk meningkatkan kapasitas penaganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan penyediaan jarring pengaman sosial atau social safety net.

Selain itu, selaku Bupati Luwu, Basmin Mattayang juga membentuk Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang bertugas untuk melakukan pendataan bagi para pendatang, dan melakukan penyemprotan cairann disinfektan.

Dalam upaya penanganan dan percepatan penyebaran virus covid-19 ini, Basmin memerintahkan Gugus Tugas yang telah dibentuk menyediakan sarana cuci tangan di semua fasilitas umum, dan terus mensosialisasikan protokol kesehataan.

Hingga berakhirnya masa wabah pandemi pada 21 Juni 2023 lalu, Gugus Tugas dan tim medis yang dibentuk oleh Basmin Mattayang berhasil menekan penyebaran virus itu dengan sedikitnya warga Luwu yang terinfeksi.

Dari data yang dihimpun, warga Luwu yang dinyatakan positif terinfeksi covid 19 hingga 30 Mei 2023 sebelum masa pandemi itu nyatakan berakhir sebanyak 24 orang. Hal ini sebagai validasi Basmin Mattayang selaku pimpinan tertinggi berhasil menekan dan mempercepat penyebaran virus yang dimaksud melalui kebijakan strategis yang ia ambil. (fit)

Pos terkait