Kementerian PUPR Mulai Lakukan Assesment Bangun Rumah untuk Korban Banjir Lutra

  • Whatsapp
5

LUTRA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyediaan Perumahan langsung bergerak melakukan assessment terhadap rumah-rumah warga yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara beberapa waktu lalu, Senin (20/7/2020).

Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Selatan, Bakhtiar, mengatakan, pihaknya kini melakukan assesment dan pengumpulan dokumentasi lapangan terkait kerusakan rumah akibat bencana kemarin.

Bacaan Lainnya

“Kami masih mengumpulkan dokumentasi lapangan bersama Dinas PRKP2 Luwu Utara,” kata, Bakhtiar, usai menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada Bupati Luwu Utara di Kantor Bupati.

Menurut dia, assesment sangat perlu dilakukan sebagai acuan dilakukannya pembangunan baru. Mengingat banyaknya rumah warga terdampak yang mengalami kerusakan berat akibat bencana banjir bandang. Bahkan ada yang sudah kehilangan tempat tinggal sama sekali.

“Apabila memang sudah ada lokasinya untuk rumah khusus atau rumah susun atau hunian sementara, pasti akan kami upayakan,” jelas dia.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara sangat siap untuk menyediakan lahan pembangunan baru.

“Sudah 4 hari terakhir teman-teman dari Dinas PRKP2 turun ke lapangan mendata warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang,” ungkap Indah.

Orang nomor satu di Luwu Utara ini akan segera menyerahkan data tersebut setelah rampung semua.

“Insya Allah, data tersebut secepatnya akan kami serahkan ke Ditjen Penyediaan Perumahan untuk segera ditindaklanjuti. Intinya, kami berterima kasih atas perhatian Ditjen Penyediaan Perumahan Kementrian PUPR terhadap Luwu Utara,” imbuhnya.

Indah menambahkan, saat ini salah satu kekhawatiran warga adalah kebutuhan papannya.

“Berbicara kebutuhan pangan, untuk beberapa waktu ke depan pemerintah daerah sanggup memenuhinya. Begitu pula dengan sandang yang perlahan bisa kita penuhi. Nah, selanjutnya adalah masalah papannya. Di sinilah dibutuhkan kehadiran teman-teman dari Ditjen Penyediaan Perumahan untuk mengatasi masalah papan ini,” jelas dia.

Untuk itu, Bupati perempuan pertama di Sulsel ini menegaskan agar dinas terkait dapat segera memastikan data yang betul-betul akurat agar warga terdampak bisa menikmati hidup layak meski tengah dalam pengungsian.

“Kepada Dinas PRKP2 untuk segera memastikan pendataan betul-betul akurat dan tidak boleh ada kekurangan sedikit pun,” tandasnya. (hms)























Pos terkait