Kesbangpol Deteksi 34 WNA Beraktivitas di Kabupaten Luwu

Foto Ilustrasi

BELOPA— Sebanyak 34 Warga Negara Asing (WNA) terdeteksi melakukan aktivitas di Bumi Sawerigading sebagai pekerja. Hal tersebut merupakan hasil pantauan Badan Kesbangpol Kabupaten Luwu dimana WNA itu bekerja disalah satu perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Bua.

“Pihak kami telah melakukan pengawasan dan pemantauan orang asing di Kabupaten Luwu sejak 14 hingga 20 September lalu, hasil dalam pemantauan tersebut, terdeteksi ada 26 warga Negara asing di Kabupaten Luwu, 24 WNA Cina di Kecamatan Bua dan bekerja di Site PT. Bumi Mineral Sawerigading (BMS), 10 orang WNA Amerika Serikat di Desa Balla, Kecamtan Bajo, terdiri dari 2 kepala keluarga yang bekerja sebagai pengelola kopi, kemudian 1 orang WNA laki-laki asal Lebanon yang beristrikan orang Belopa, serta 1 orang WNA asal Filipina yang bersuamikan penduduk asli Desa Tiromanda,” beber Kamal, Kepala Kesbangpol,” Jumat (23/09/2022).

Bacaan Lainnya

Kamal menjelaskan, WNA Cina di PT BMS beraktivitas bukan karyawan tetap PT BMS, melainkan tenaga kerja untuk pembangunan pabrik BMS.

” Dokumen Paspor mereka resmi dan bisa di cek dikantor Imigrasi, dimana mereka memiliki paspor berkewarganegaraan Cina dan bekerja sebagai teknisi pekerjaan pabrik PT BMS. Terkait soal Visa bisa dikonfirmasi langsung ke pihak Imigrasi, karena bukan kewenangan kami,” katanya.

Sementara, Site Manager PT BMS, Zulkarnain, yang dikonfirmasi membenarkan keberadaan WNA yang saat ini sedang bekerja dalam pembuatan pabrik di PT BMS di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu.

” Awalnya memang 24 orang WNA, 4 orang sudah kembali, dan saat ini masih ada 20 orang. Mereka bukan karyawan BMS, tetapi tenaga ahli, untuk memasang peralatan yang sedang kami buat. Mereka memang datang untuk mengerjakan pemasangan barang tersebut dan mereka masuk ke PT BMS dengan jalur resmi, ” Kata Zulkarnain seraya mengatakan, saat ini 20 orang WNA tersebut bertempat tinggal di dalam Site BMS di Desa Bukit Harapan.

Camat Bua, Muh. Satti Abdul Latief yang juga dikonfirmasi Kamis (22/9) kemarin mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui jika ada WNA yang saat ini berada diwilayahnya di kecamatan Bua tepatnya di Site PT BMS.

“Sampai hari ini saya belum menerima laporan soal adanya 24 WNA asal Cinas yang bekerja di PT BMS. Mungkin mereka langsung melaporkan ke kepala desa Bukit Harapan atau Kades Karang-karangan. Namun demikian insha Allah secepatnya saya akan melakukan pengecekan ke kepala desa,” katanya.

Informasi yang dihimpun masuknya WNA Cina di kecamatan Bua menggunakan visa kunjungan. Kepala kantor imigrasi kelas III non TPI Kota Palopo, Benyamin K. P. Harahap, menyatakan pihaknya tidak mempersoalkan WNA Cina yang hanya mengantongi Visa kunjungan, namun hal ini terkait soal melakukan aktifitas bekerja sesuai KepMenkumham Nomor M.HH03.GR.01.01 thn 2022,  tentang Jenis Kegiatan Orang Asing Dalam Rangka Pemberian Visa Dalam Masa Penanganan Penyebaran Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Ijin tinggal kunjungan. Kunjungan bisa terkait sosial budaya, pelatihan/uji coba kerja, keluarga, bisnis, jurnalis dan lain-lain. Secara aturan, diperbolehkan dengan ijin kunjungan ujicoba bekerja,” katanya Benyamin

Untuk diketahui terdapat beberapa jenis Visa yang dapat digunakan WNA di Indonesia, diantaranya Visa Dinas, Visa Diplomatik, Visa Kunjungan, Visa Tinggal Terbatas, Visa pelajar, Visa Transit dan Visa Kerja. WNA yang berkunjung di Indonesia kebanyakan menggunakan visa kunjungan satu kali perjalanan dengan batas waktu kurang dari 6 bulan. (*)

Pos terkait