Kisah Ramadan : Pria Ini Mualaf Setelah Hancurkan Sebuah Masjid

  • Whatsapp

AYODHA – Tak ada yang bisa menebak jalan hidup seseorang, kadangkala sebuah tindakan buruk dilakukan, justru menjadi gerbang awal untuk berbuat kebaikan yang lebih banyak di muka bumi ini.

Seperti yang dialami Balbir Singh, seorang pria di India. Ia sendiri terlibat dalam pembongkaran Masjid Babri di India pada tahun 1992, namun siapa sangka setelah itu, Balbir Singh justru memeluk agama Islam

Bacaan Lainnya

Dilansir ritmee.co.id dari SINDOnews yang dikutip dari laman indiatoday, Singh adalah satu dari sekelompok besar aktivis Hindu dari Parishad Hindu-ultra-nasionalis yang menghancurkan Masjid Babri tepatnya paa tanggal 6 Desember 1992 di Kota Ayodha, India.

Masjid Babri diserang dan dihancurkan sebab diyakini sebagai situs tempat kelahiran dewa Hindu Rama. Ini telah menjadi fokus perselisihan antara komunitas Hindu dan Muslim sejak abad ke-18, sementara menurut prasasti, Masjid Babri dibangun pada tahun 1528 (935 Hijriah) oleh Jenderal Mir Baqi, atas perintah Kaisar Mughal Babur.

Serangan Islamphobia di India saat itu menyebabkan protes luas dan kerusuhan antar-komunal yang menyebabkan kematian 2.000 orang. Singh mengatakan, usai menghancurkan masjid dan menyadari masjid tersebut benar-benar menghilang, Ia lalu tersadar telah melakukan perbuatan sangat buruk.

Sikap penyesalannya pun Ia tunjukkan dengan melakukan perjalanan penyembuhan dan bertemu Maulana Kaleem Siddiqui melalui Yogendra Pal. Pertemuan itu membekas, membuatnya belajar tentang perilaku dan cara pemahamannya. Akhirnya tepat pada 1 Juni 1993, Balbir Singh memeluk Islam.

Ia menikah dengan seorang wanita muslim dan menjalankan sekolah untuk menyebarkan ajaran Islam kepada khalayak luas di Kota Hyderabad. Mulai saat itu pula, Singh membagun masjid bersama rekannya Yogendra Pal, hingga berjumlah 90 masjid. (*)





Pos terkait