Merintis Manajemen Talenta PNS, Kepala Puslatbang KMP LAN Makassar Apresiasi BKPSDM Luwu

  • Whatsapp
8

BELOPA — Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar pelatihan Penyusunan Kebutuhan Pengembangan Kompetensi ASN dan Pemetaan Kompetensi Pejabat Administrator/Pengawas dalam Rangka Manajemen Talenta PNS (MANTAP) di aula rumah jabatan Bupati Luwu, Senin (09/11/2020).

Kepala Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kajian Manajemen Pemerintahan Lembaga Administasi Negara (Puslatbang KMP LAN) Makassar, Dr Andi Taufik

Bacaan Lainnya

memberikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan oleh Kabupaten Luwu untuk membuat sebuah database pemetaan Kompetensi pejabat Administrator/Pengawas dalam rangka melakukan manajemen talenta PNS.

“Ini merupakan sebuah terobosan baru dan aksi perubahan yang sangat luar biasa oleh Sekretaris BKPSDM Luwu dalam merintis pembuatan manajemen Talenta PNS”, kata Dr Andi Taufik .

Menurutnya, Manajemen talenta PNS menjadi salah satu prioritas nasional dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.

“Jika program ini berhasil diterapkan di kabupaten Luwu maka akan menjadi daerah pertama di Sulawesi Selatan yang menerapkan database manajemen Talenta PNS dan kami siap mendukungnya”, ujarnya.

Bupati Luwu, H Basmin Mattayang yang membuka secara langsung pelatihan mengungkapkan ucapan terima kasih kepada Kepala Puslatbang KMP LAN Makassar.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Kepala KMP LAN Makassar yang tidak henti-hentinya memberikan motivasi dan dukungan kepada pemerintah Kabupaten Luwu untuk membangun dan mengembangkan SDM ASN yang berkualitas dan berdaya saing demi mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat”, kata H Basmin Mattayang.

Sekretaris BKPSDM, Andi Muhammad Ahkam Basmin dalam laporannya mengatakan tujuan diadakannya pelatihan ini adalah yang pertama untuk mewujudkan manajemen talenta kepada seluruh perangkat daerah sehingga mendukung terciptanya reformasi birokrasi.

Kedua, Mampu memahami secara teknis tahapan penyusunan pengembangan kompetensi mulai dari inventarisasi kebutuhan pengembangan Pelaksanaan serta monitoring dan evaluasi. Yang ketiga adalah mampu menyusun dokumen perencanaan pelaksanaan dan evaluasi pengembangan kompetensi pegawai instansi masing-masing.

Pada kesempatan yang sama BKPSDM Kabupaten Luwu juga melaunching Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SISKA) dan aplikasi Sistem Informasi Pendidikan dan Pelatihan (SINDIKAT). (fit)

Pos terkait