Pj TP-PKK Luwu Terkesan Pasif Dalam Penanganan dan Pecegahan Stunting, Muh. Saleh Ungkap Angka Stunting Mengalami Kenaikan Hingga 30%

Penjabat (Pj) Bupati Luwu Muh. Saleh ungkap angka stunting mengalami peningkatan hingga 30%, Senin (20/05/2024).

Belopa- Dalam rangka percepatan pencegahan dan penurunan stunting, Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar kegiatan aksi tiga rembuk stunting sekaligis launching program Bapak dan Ibu Asuh Stunting (Bening), Senin (20/05/2024).

Pada kesempatan itu, Penjabat (Pj) Bupati Luwu Muh. Saleh mengungkapkan, persentase stunting di Kabupaten Luwu pada Januari 2024 mengalami peningkatan sebesar 10,9%.

Bacaan Lainnya

“Namun kita terus berupaya agar angka stunting ini menurun, hiingga April 2024 mengalami penurunan sebesar 1,8% atau berada dangka 9,1%. Angka ini berdasarkan E-PPBGM,” katanya.

Dikesempatan yang sama. Muh. Saleh juga mengungkapkan, jika angka stunting di Kabupaten Luwu per Mei 2024 kembali mengalami peningkatan yang signifikan.

“Terakhir saya dengar angka stunting di Kabupaten Luwu mengalami peningkatan yang signifikan sebesar kurang lebih 30% dari angka sebelumnya,” ungkapnya.

Terkait peningkatan angka stunting hingga 30% yang diungkap oleh Pj Bupati Luwu, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Rosnawary Basir yang dikonfirmasi tidak memberikan tanggapan.

Untuk diketahui, Penurunan angka stunting ini merupakan salah satu tugas dari TP PKK Luwu yang saat ini dijabat oleh Aisyah Saleh. Namun selama menjabat terkesan pasif dalam penanganan dan pecegahan stunting.

Bahkan saat bencana banjir dan longsor, Aisyah Saleh tak terlihat mengunjungi korban ataupun memberikan pendampingan dan trauma haeling kepada masyarakat yang terkena dampak bencana khususnya pada anak-anak. (fit)

Pos terkait