Teroris di Makassar Ditembak Mati, DPO Perakit Bom di Jaksel Menyerahkan Diri

  • Whatsapp
69

MAKASSAR – Densus 88 Mabes Polri menggerebek terduga teroris di Kota Makassar, Kamis (15/4/2021). Satu orang terduga teroris ditembak mati dalam penggerebekan tersebut.

“Satu orang (terduga teroris ditembak mati),” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan seperti dikutip ritmee.co.id dari detikcom.

Penggerebekan tersebut berlangsung di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Zulpan belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai penggerebekan tersebut.

“Penggerebekannya di Biringkanaya, saya masih di TKP, (keterangan lebih lanjut) nanti,” kata Zulpan.

Untuk diketahui, Densus 88 bersama Polda Sulsel terus melakukan pengejaran terduga teroris di wilayah Sulsel pascabom bunuh diri pasangan suami istri (pasutri) L dan YSF di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/4) lalu. Hingga Rabu (14/4) lalu, sudah 31 teroris yang diamankan karena membantu aksi pasutri bomber.

Mereka yang ditangkap itu diduga memiliki kaitan erat dengan L dan YSF, mulai dari survei lokasi teror hingga merakit bom yang digunakan.

“Perannya memberikan motivasi, kemudian membantu survei lokasi kemudian, ada juga membantu merakit bom. Jadi semuanya punya peran,” ujarnya.

Pada penggerebekan Rabu (14/4) lalu, ada barang bukti senapan dan ponsel berisi percakapan WhatsApp terkait rencana lokasi teror.

“Kemarin hasil penangkapan terhadap beberapa orang terakhir kemarin, termasuk di Gowa juga, itu Densus mengamankan barang bukti 7 buah handphone kemudian juga ada senjata rakitan (senapan angin),” ujar Zulpan.

Menurut Zulpan, sejumlah handphone yang disita di dalamnya terdapat grup WhatsApp para terduga teroris. Grup ini disebut menyimpan riwayat percakapan mengenai jaringan para pelaku.

“Dan juga dari handphone tersebut ditemukan ada grup (WhatsApp) dari kelompok mereka. Di situ bisa terlihat persepakatan dan komunitas yang mereka bangun selama ini,” katanya.

Sementara itu, Salah satu terduga teroris yang diburu Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, Saiful Basri, menyerahkan diri. Saiful Basri menyerahkan diri ke Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pagi tadi.

“Benar,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono melalui pesan singkat, Kamis (15/4/2021).

Berdasarkan informasi yang diterima, Saiful Basri diamankan di Polsek Pasar Minggu. Selanjutnya, Saiful Basri akan diserahkan kepada Densus 88 Antiteror untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menjelaskan Saiful Basri menyerahkan diri pada pukul 06.00 WIB tadi.

“Dia menyerahkan diri. Baru habis itu ditangkap,” tutur Ramadhan. (*)

Pos terkait