Tiba Subuh di Perbatasan Luwu, Dua Santri Langsung Dibawa ke RSUD Batara Guru

  • Whatsapp
AKBP Fajar Dani Susanto

BELOPA — Dua santri asal Luwu yang baru pulang mondok, tiba di perbatasan Kabupaten Luwu, Jumat (17/04/2020) subuh sekitar pukul 03.00 WITA.

Informasi yang beredar menyebut keduanya terindikasi positif Covid-19 dari hasil rapid test di Bandara Hasanuddin, Kamis kemarin.

Bacaan Lainnya

Begitu tiba, Tim Satgas Covid-19 Luwu yang sudah menunggu sejak malam langsung mengarahkan keduanya ke RSUD Batara Guru Belopa.

” Dari perbatasan langsung dikawal ke RSUD Batara Guru Belopa. Jadi, tidak ada kontak sama sekali dengan warga lainnya,” kata Ketua Harian Satgas Covid-19 Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto.

Fajar Dani yang juga Kapolres Luwu ini mengatakan, keduanya akan menjalani isolasi dan pemeriksaan ulang. Baik rapid tes maupun pemeriksaan Swab.

” Selama hasil belum keluar, keduanya akan dikarantina di rumah sakit,” katanya. Dia meminta agar masyarakat tidak panik. Sebab, hasil Rapid Test belum bisa menjadi rujukan apakah positif atau negatif Covid-19. Tim Satgas Covid-19 Luwu kata dia sudah melakukan langkah-langkah sesuai dengan prosedur.

Direktur RSUD Batara Guru Belopa, dr Daud Mustakim mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan kamar khusus bagi kedua santri itu.

” Keduanya akan diperiksa ulang melalui Swab. Hasil rapid test tidak bisa menjadi rujukan diagnosa,” katanya. (fit)





Pos terkait