Bersih-bersih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-Yong : Tak Ada Anak Emas

  • Whatsapp
54

JAKARTA – Tak ada anak emas dalam seleksi timnas Indonesia U-19. Ini tercermin dari pencoretan 11 pemain oleh pelatih Shin Tae-yong. Dua di antaranya merupakan nama tenar jebolan skuad Garuda Asia, Sutan Zico dan Hamsa Lestaluhu.

Dilansir ritmee.co.id dari SINDOnews, pemusatan latihan timnas U-19 sudah memasuki hari kelima di Stadion Madya Senayan. Training centre ini merupakan bagian dari persiapan skuad Garuda Muda menghadapi putaran final Piala Asia U-19 di Uzbekistan, Oktober mendatang.

Bacaan Lainnya

Pekan ini, seluruh pemain mendapatkan peningkatan materi dalam sesi latihan. Tidak hanya itu, mental bermain seluruh skuad juga diasah untuk memastikan pemain siap berkompetisi di pesta sepak bola negara Asia. Apalagi, timnas U-19 juga disiapkan untuk menghadapi Piala Dunia U-20.

Namun, sebelum melanjutkan materi TC, Tae-yong memilih mengerucutkan jumlah skuadnya menjadi 35 pemain dari sebelumnya 16 nama yang mengikuti seleksi. 11 pemain akhirnya harus tersisih untuk memperkuat skuad Garuda Muda.

Dari 11 nama yang dicoret, ada dua nama yang cukup menarik perhatian yakni Sutan Zico dan Hamsa Lestaluhu. Zico yang notabane adalah pemain muda Persija Jakarta merupakan salah satu pemain kesayangan pelatih Fakhri Husaini saat masih menangani timnas U-16.

Dari delapan kali tampil bersama skuad Garuda Asia, Zico menyumbangkan 14 gol. Dia juga kerap menjadi penyelamat tim dan mencetak gol pada waktu krusial. Sementara, Hamsa Lestaluhu merupakan andalan Fakhri di sektor lapangan tengah. Hamsa merupakan langganan mengisi line up timnas U-16 dan dan mencetak empat gol.

Sementara, sembilan nama lainnya yakni Alif Jaelani, Mahmud Cahyono, Darmawan, Sapta Figo, Kartika Vedhayanto, Rivaldo Lestaluhu, M Husyen, Arya Putra, dan Deka Muhammad Toha. Nama terakhir merupakan pemain yang baru dipanggil menjalani seleksi.

“Mereka tidak bisa dikatakan kalah bersaing, namun kami harus mengurangi dan memilih pemain yang akan lanjut ke pemusatan latihan selanjutnya terutama ke luar negeri,” kata Shin Tae-yong.

Pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan, meski tidak terpilih mengikuti pemusatan latihan selanjutnya, pihaknya masih akan tetap memantau perkembangan 11 pemain yang dicoret maupun pemain yang belum dipanggil mengikuti seleksi. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan komposisi pemain yang tepat dan sesuai strategi tim pelatih.

“Pekan ini kami sudah memberikan peningkatan materi dalam latihan. Selain itu, kami juga akan mengasah mental dan terus memberikan nutrisi yang baik kepada pemain,” jelasnya.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyatakan, meski tidak terpilih, 11 pemain tersebut harus tetap berlatih dan bekerja keras karena tidak menutup kemungkinan pelatih Shin Tae-yong akan memanggil kembali. Dia menegaskan, pencoretan ini murni untuk kebutuhan dan pengembangan timnas agar bisa berprestasi di Piala Asia dan Piala Dunia.

“Setelah mendapat informasi dari pelatih Shin Tae-yong, 11 pemain ini kami kembalikan ke klub. Sisa pemain yang ada akan mengikuti TC hingga kami berangkat ke luar negeri di Korea Selatan atau negara Eropa. PSSI akan terus mendukung program latihan dari pelatih Shin Tae-yong untuk timnas Indonesia baik senior maupun U-19,” tegasnya.

Pada Piala Asia U-19, Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Iran dan Kamboja. Dua tim pertama merupakan lawan terberat skuad Garuda Muda dalam memperebutkan tiket ke babak 16 Besar. (*)

Pos terkait