Dua Pelaku Menyerahkan Diri, Ini Eksekutor Penikaman yang Tewaskan Warga Palopo

  • Whatsapp
55

PALOPO – Polres Palopo menetapkan MR (16) dan MU (28) sebagai tersangka penikaman yang mengakibatkan Ariansyah alias Baso Jawa (33) meninggal dunia dan Amar (22) harus dirawat di RS.

Kedua pelaku itu memilih menyerahkan diri ke polisi usai pihak yang berwajib melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga mereka. “Kami lakukan langkah persuasif dengan keluarga dan Alhamdulillah, kedua pelaku memilih menyerahkan diri,” jelas Kasubag Humas Polres Palopo, Iptu Edy.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Kapolres Palopo, AKBP Alfian Nurnas mengatakan dua orang yang terlebih dahulu diamankan polisi masih berstatus saksi. “BE (33) dan IL (30) berstatus saksi. Sementara MR dan MU ditetapkan sebagai pelaku. Tapi mereka masih kami mintai keterangannya,” jelas AKBP Alfian Nurnas.

Perwira dua melati itu menjelaskan kronologis saat kejadian tersebut berlangsung. Dia mengatakan kejadian itu berawal saat pelaku sedang minum minuman keras tradisional (Ballo) di rumah IL. Usai minum, IL mengantar pulang MU. Namun di tengah jalan, MU minta untuk mampir di Lapangan Kodim.

“Saat itu pelaku yang punya dendam dengan Amar langsung memukul korban dengan kursi plastik. Tidak lama kemudian muncul MR yang langsung menikam kedua korban dan mengakibatkan salah satu korban meninggal dunia,” jelas Kapolres Palopo, AKBP Alfian Nurnas.

Sebelumnya diberitakan, Seorang warga Palopo bernama Ariansyah alias Baso Jawa (33) warga Jl Nonci, Kelurahan Batupasi Palopo, menghembuskan nafas terakhir, Kamis (12/06/2020) malam.

Ia meninggal setelah ditikam di bagian perut di Jl Dr Ratulangi, depan Lapangan Kodim, Kelurahan Salubulo sekitar pukul 23.35 WITA.

Adapun rekan korban yakni Amar (22) alamat Kelurahan Pontap, juga menderita luka serius akibat ditikam di bagian dada dan kini masih menjalani perawatan intensif. (liq)



Pos terkait