Gandeng LAN RI Makassar, BKPSDM Luwu Gelar Bimtek Anjab Dan ABK

Kepala BKPSDM Luwu, Andi Muhammad Ahkam Basmin saat memberikan sambutan pada kegiatan Bimbingan Teknis Analisis Jabatan Dan Analisis Beban Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Tahun 2022 di Hotel Maxone Makassar, Kamis (17/11/2022)

MAKASSAR–  Pemerintah Kabupaten Luwu dalam hal ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Bimbingan Teknis Analisis Jabatan Dan Analisis Beban Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Tahun 2022 di Hotel Maxone Makassar, Kamis (17/11/2022)

Kepala BKPSDM, Muhammad Ahkam Basmin, menyampaikan, maksud diadakannya bimbingan teknis analisis jabatan dan analisis beban kerja adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ASN dalam melaksanakan analisis jabatan dan beban kerja.

Bacaan Lainnya

“Tujuannya untuk memberikan pemahaman cara pengumpulan data, teknis pengolahan data dan cara merumuskan hasil analisisnya,” katanya.

Kegiatan bimtek yang akan berlangsung selama 3 hari itu diikuit peserta sebanyak 66 orang yang merupakan  kasubag kepegawaian dan pengelola kepegawaian pada setiap OPD lingkup pemerintah Kabupaten Luwu, sedangkan pemateri dikolaborasikan dari pemerintah Kab. Luwu dan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Makassar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Sulaiman, yang membuka secara resmi kegiatan bimtek mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Kepala Pusat Pelatihan dan Pengembangan LAN RI Makassar beserta segenap jajaran atas kerjasamanya dalam pelaksanaan kegiatan bimtek

“Seiring dengan bergulirnya reformasi birokrasi di instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, maka perlu dilakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek kelembagaan (organisasi) sumber daya manusia aparatur dan ketata laksanaan yang efektif dan efisien, dalam rangka meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik,” ucapnya.

Menurut Sulaiman, penyelenggaraan pemerintahan yang efisien dan efektif menjadi tuntutan di era globalisasi yang sarat dengan persaingan dan keterbatasan di segalah bidang, maka setiap instansi wajib melakukan analisis jabatan dan analisis beban kerja yang sesuai dengan peraturan Menpan RB nomor 1 tahun 2020 tentang analisis jabatan dan analisis beban kerja.

“Yang terjadi saat ini, profesionalisme yang diharapkan dari sumber daya aparatur belum sepenuhnya terwujud, salah satu penyebabnya karena terjadi ketidak sesuaian antara kompetensi pegawai dengan jabatan yang didudukinya,” terangnya.

Untuk mendukung terwujudnya tata pemerintahan yang baik dalam program reformasi birokrasi, maka diperlukan penataan birokrasi yang baik, terinci, terukur dan output kerja yang jelas serta alur kegiatan dan standart prosedur yang dapat dipertanggung jawabkan.

“Karena pentingnya bimtek ini, maka        saya mengharapkan kepada para peserta agar mengikuti kegiatan secara serius, begitu pula dengan para panitia dan narasumber untuk dapat membimbing para peserta,” katanya.

Hal senada diungkapkan pula oleh Koordinator Poksi PKM Puslatbang LAN RI Makassar, Anita. Ia mengatakan, bahwa pasca penyederhanaan birokrasi banyak yang kebingungan terkait Analisa jabatan dan beban kerja tersebut.

“Memang perlu melakukan analisa jabatan, jabatan-jabatan apa saja yang ada di Kabupaten Luwu dan kemudian menentukan beban kerjanya, insya Allah nanti kami tidak hanya akan memberikan materi teknis khusus tetapi juga akan dilengkapi dengan memberikan sampel analisa setiap jabatan,” ucap Anita. (rls/fit)











Pos terkait