IAIN Palopo Akan Dampingi Oknum Mahasiswa Dibaiat Masuk Aliran Sesat, Pirol : Dia Hanya Diajak

  • Whatsapp
Rektor IAIN Palopo, Dr Abdul Pirol
8

PALOPO — Pihak Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo mendampingi seorang mahasiswi yang dibaiat masuk aliran diduga sesat. Pendampingan pihak kampus kepada mahasiswi disampaikan Rektor IAIN Palopo Prof Dr Abdul Pirol.

Menurut Pirol, mahasiswinya hanya diajak oknum tertentu. “Didampingi kampus karena dia hanya diajak,” kata Pirol, kepada wartawan Minggu (15/11/2020).

Bacaan Lainnya

Pirol mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan pihak terkait soal ini. “Kemenag sudah mengundang IAIN dan pihak terkait. Dari IAIN hadir Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan,” katanya.

Kepala Kemenag Palopo Dr HM Rusydi Hasyim menceritakan kronologis terungkapnya aliran diduga sesat di wilayahnya. Rusydi menuturkan, pada Kamis (12/11/2020), ia menerima laporan dari guru SMPN 8 Palopo.

Apabila ada yang mencoba menyebarkan paham berbeda dengan apa yang dipahami selama ini. Kemenag menindaklanjuti laporan dengan menggelar rapat mengundang beberapa unsur terkait, Jumat (13/11/2020).

Hasil pertemuan, Kemenag akan mengeluarkan surat atau rekomendasi ke Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan (Bakor Pakem) Kejaksaan Negeri Palopo guna menangani kasus ini.

Keterlibatan mahasiswi IAIN berawal saat praktek di SMPN 8 Palopo.”Dia sementara PKL di SMPN 8 Palopo, yang membimbing mahasiswa ini merupakan guru matematika di SMPN 8 Palopo yaitu ibu Hasna,” jelasnya.

Kemudian Hasna mengajak mahasiswi berkunjung ke rumahnya. “Mahasiswa PKL ini diajak untuk makan kapurung di kediamannya (Hasna) dan ternyata sesampainya di rumah dia di prospek oleh sang suami yaitu pak Hasbi,” katanya.

“Ia sudah beberapa kali ke rumahnya dan mahasiswi tersebut dibaiat dengan disaksikan oleh ketuanya melalui model virtual dengan janji tiga poin. (*/adn)

Pos terkait