LUTRA – Kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar masih menjadi pekerjaan rumah di Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara. Dalam reses Anggota DPRD Luwu Utara, Erni Idris, warga kembali menyampaikan persoalan jalan dan jembatan yang membutuhkan perhatian, disertai usulan rehabilitasi Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu).
Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan reses anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) III Bone-Bone–Tanalili yang berlangsung di Kantor Camat Tanalili, Senin (12/10/2026).
Erni Idris mengungkapkan, kebutuhan pembangunan infrastruktur dan perbaikan fasilitas kesehatan masih menjadi aspirasi yang berulang kali disampaikan masyarakat dari desa ke desa. Kondisi itu menunjukkan bahwa kebutuhan dasar tersebut masih perlu mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Permintaan yang monoton di setiap desa, yakni terkait infrastruktur jalan dan jembatan, serta rehabilitasi Pustu,” ungkap Erni Idris saat menjelaskan hasil reses di Tanalili.
Menurutnya, pembangunan dan perbaikan jalan serta jembatan dibutuhkan untuk menunjang aktivitas masyarakat, memperlancar mobilitas warga, dan membuka akses antardesa. Infrastruktur yang memadai juga berperan penting dalam mendukung kegiatan ekonomi serta memudahkan masyarakat menjangkau berbagai layanan publik.
Di sektor kesehatan, rehabilitasi Pustu turut menjadi kebutuhan yang disuarakan warga. Fasilitas kesehatan tingkat desa dinilai perlu mendapat perhatian agar masyarakat dapat mengakses pelayanan kesehatan dasar dengan lebih mudah.
Berbagai masukan yang dihimpun dalam reses tersebut menjadi catatan bagi Erni untuk diperjuangkan melalui mekanisme dan kewenangan yang berlaku. Aspirasi masyarakat selanjutnya diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan program dan penganggaran pembangunan daerah.
Erni menilai, kebutuhan yang disampaikan warga perlu ditindaklanjuti dengan memperhatikan skala prioritas serta kemampuan anggaran daerah, sehingga program pembangunan dapat menjawab persoalan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Melalui kegiatan reses ini, aspirasi warga Tanalili diharapkan tidak berhenti sebagai catatan pertemuan, tetapi dapat diperjuangkan agar kebutuhan infrastruktur dan pelayanan kesehatan di tingkat desa mendapat perhatian dalam agenda pembangunan Kabupaten Luwu Utara. (*)












