Luwu Utara Masih Berduka, KPU Berharap Tak Ada Pengerahan Massa Saat Calon Mendaftar

  • Whatsapp
Komisioner KPU Luwu Utara, Hayu Vandy
9

MASAMBA — Komisioner KPU Luwu Utara Divisi Teknis, Hayu Vandy meminta kepada calon Bupati-Wakil Bupati agar tak melakukan pengerahan massa saat mendaftar.

Pertimbangannya kata Hayu, saat ini Luwu Utara masih berduka akibat bencana banjir bandang yang terjadi pada bulan Juli lalu. Apalagi kata dia, pilkada serentak tahun ini dilaksanakan saat pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Hal ini kata dia, sudah disepakati saat rapat koordinasi bersama dengan pihak terkait yakni Liasion Officer (LO) calon, partai politik, Bawaslu, Polres Luwu Utara, Tim Gugus Covid-19 dan lainnya, pada Kamis (03/09/2020) lalu.

” Jadi, kita berharap kesepakatan itu dijalankan. Tak elok rasanya saat kita sedang berduka, ada pengerahan dan konvoi massa saat mendaftar. Tak kalah pentingnya adalah faktor keamanan dan ketertiban,” katanya, Jumat (04/09/2020).

Saat mendaftar kata Hayu, rombongan calon dibatasi. Hanya pasangan calon, Ketua dan Sekretaris partai pengusung, Ketua Tim Kampanye dan LO yang diperkenankan masuk ke Kantor KPU.

” Kendaraan juga dibatasi. Maksimal 10 kendaraan roda empat. Mereka yang datang juga harus menggunakan protokol kesehatan, menggunakan masker,” katanya. Ia berharap kandidat dan seluruh pendukung mematuhi keputusan bersama tersebut.

Hal ini kata Hayu agar pilkada Luwu Utara berlangsung aman dan tertib.
” Kita semua berkomitmen agar pilkada berlangsung dengan damai,” katanya.

Diketahui, pilkada Luwu Utara akan diikuti oleh tiga kandidat. Pasangan Arsyad Kasmar-Andi Sukma akan mendaftar pada hari Sabtu (05/09/2020) pukul 14.00 WITA.

Indah Putri Indriani-Suaib Mansur mendaftar Minggu (06/09/2020) pukul 11.00 WITA. Adapun Thahar Rum-Rahmat Laguni juga mendaftar pada hari Minggu, sekitar pukul 15.30 WITA. (adn)

Pos terkait