Everton Vs Tottenham Catat Pertandingan Terlama Liga Inggris, Andre Gomes Jadi Tumbal

LONDON – Duel Everton vs Tottenham Hotspur, Senin (4/11/2019) dini hari WIB, menjadi pertandingan terlama dalam sejarah Liga Inggris.

Kemenangan Tottenham yang sudah berada di depan mata harus buyar karena tambahan waktu sebanyak 12 menit. Tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-97.

Bacaan Lainnya

Namun, laga yang terjadi di Stadion Goodison Park itu harus memakan korban. Pemain Everton Andre Gomes harus berhenti bermain lebih awal di menit ke 79. Dia mengalami cidera patah kaki usai ditekel dari belakang oleh pemain Tottenham asal Korea Selatan, Son Heung-Min.

Bahkan, dikabarkan karier gelandang berusia 21 tahun itu di ambang berakhir musim ini. Saat itu, Son Heung-Min berlari mengejar bola yang dikirimkan pemain Everton, Alex Iwobi kepada Gomes. Pemain Portugal yang mencoba membangun serangan dari sisi kanan pertahanan Tottenham dihentikan Son Heung-Min dengan tekel horor dari belakang.

Disaat bersamaan, Serge Aurier menabrak Gomes. Wasit Martin Atkinson langsung menghadiahi Son Heung-Min kartu merah. Tapi kekecewaan yang dirasakan penyerang berusia 27 tahun itu berubah menjadi tangis setelah melihat Gomes merintih kesakitan di tengah lapangan.

Pemain dua kesebelasan pun berlarian untuk melihat kondisi Gomes dan meminta tim medis untuk segera menangani pemain brewok tersebut. Di bagian terpisah, Son merasa bersalah dan ia tak bisa menyembunyikan kesedihannya.

Son berjalan meninggalkan lapangan dengan menutupi wajahnya. Sementara Gomes mendapatkan perawatan intensif dari tim medis di lapangan sebelum akhirnya dibawa menggunakan tandu. Gomes digantikan Gylfi Sigurdsson.

Pasca pertandingan, pelatih Marco Silva memberikan keterangan terkait kondisi Gomes. Dikatakannya, pemain nomor punggung 21 itu saat ini telah dibawa ke rumah sakit.

“Staf medis kami telah mengendalikan semuanya sekarang. Saya tidak bisa membicarakan momen itu karena saya belum melihatnya lagi. Saya melihatnya langsung dan itu merupakan tekel yang kuat tetapi saya belum melihatnya lagi,” jelas Silva dikutip dari The Sun.

“Ini adalah saat yang buruk bagi kami sebagai sebuah kelompok. Ini lebih dari pertandingan sepak bola dan kami sebagai kelompok harus tetap bersama setelah ini. Kami menunjukkan semangat tim yang luar biasa untuk bermain dan mencetak gol penyeimbang setelah ini. Saya pikir kita pantas mendapatkan lebih,” tegas Silva. (liq)

Pos terkait