Fans Stuttgart Patungan Beli Messi

  • Whatsapp
Lionel Messi
51

BARCELONA – Masa depan Lionel Messi yang tak pasti di Barcelona coba dimanfaatkan fans klub Jerman VfB Stuttgart. Mereka berhasrat mendatangkan kapten timnas Argentina itu ke klub dan coba mereka wujudkan dengan menggalang dana lewat akun GoFundMe.

Dilansir ritmee.co.id dari SINDOnews, salah seorang fans, Tim Artmann, telah memulai penggalangan dana tersebut via akun GoFundMe untuk mencoba mengumpulkan dana senilai 900 juta euro atau setara Rp15,8 triliun yang dibutuhkan untuk membebaskan Messi.

Bacaan Lainnya

Artmann paham, sulit meyakinkan Messi mau bergabung dengan Stuttgart yang promosi kembali ke Bundesliga musim 2020/2021 setelah di musim 2018/2019 terdegradasi.

“Messi adalah salah satu pemain terbaik di dunia dan saya tidak melihat ada peluang dia datang ke klub kami. Bahkan jika kami mencapai target kami. Jika Messi memilih klub lain, uang yang terkumpul akan disumbangkan ke tempat lain,” kata Artmann dilansir Sport.

Saat ini, hingga Selasa (1/9/2020), Artmann telah mengumpulkan sekitar 500 euro atau sekitar Rp8,8 juta yang tentu nilainya jauh dari total nilai 900 juta euro dana yang dibutuhkan untuk mengeluarkan Messi dari Camp Nou.

Setiap uang yang terkumpul, Artmann akan mengirimnya ke ‘Viva con Agua’ organisasi yang ingin membawa air minum yang aman ke setiap bagian dunia.

Messi, peraih enam kali Ballon d’Or, melapor ke Barcelona pada Selasa (25/8/2020) bahwa dia ingin pergi dari Camp Nou. Messi memperbarui kontrak pada 2017 dengan durasi empat tahun. Penyerang berusia 33 tahun itu dimungkinkan meninggalkan klub secara gratis jika memintanya pada 10 Juni 2020.

Pihak Messi bersikukuh masih dapat pergi dengan gratis meski telah melewati batas waktu karena musim 2019/2020 mundur setelah jeda akibat pandemi virus corona. Namun, Barcelona berpegang pada kontrak, Messi tidak meminta pergi hingga batas waktu 10 Juni 2020. Dengan demikian, klub yang menginginkan pemain berusia 33 tahun itu harus membayar klausul pembebesan seniali 700 juta euro (Rp12,3 triliun). (*)

Pos terkait