Masuki Masa Panen, Harga Cengkeh di Luwu Diprediksi Anjlok

  • Whatsapp
59

LUWU – Memasuki masa panen tahun 2020, harga cengkeh diprediksi anjlok dengan kisaran Rp 60 ribu hingga 50 ribu perkilogramnya.

Hal tersebut disampaikan oleh H. Mulyadi pedagang cengkeh yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah Kabupaten Luwu saat ditemui di Kantor DPRD Luwu, Kamis (04/06/2020).

Bacaan Lainnya

“Puncak panen cengkeh tahun ini di bulan September. Selain dihadapkan pada harga jual yang kemungkinan anjlok, petani cengkeh juga akan kesulitan mencari tenaga buruh petik. Penyebabnya upah petik tidak sebanding dengan harga jual cengkeh,” kata Mulyadi.

Salah satu penyebab anjloknya harga cengkeh adalah over produksi, sementara permintaan pabrik, menurun.

“Selama ini, memang Pemerintah belum pernah melakukan intervensi pasar, sementara produksi cengkeh di Luwu sekali musim panen, kisaran 2.000 ton,” ujarnya.

Berdasarkan pengalamannya menjadi pedagang cengkeh selama puluhan tahun, Mulyadi menyarankan petani untuk melihat kondisi pasar. “Solusinya ditampung, tapi kalau kebutuhan mendesak, silahkan dijual walaupun harganya murah,” pungkasnya. (fit)

Pos terkait