Nelayan Minta Polisi Tingkatkan Keamanan di TPI Palopo, Apa Sebab ?

Palopo – Program Jumat Curhat dimanfaatkan sebagian orang untuk mengungkapkan permasalahan yang mereka hadapi.

Utamanya permasalahan yang menyangkut dengan urusan hukum.

Bacaan Lainnya

Program Jumat Curhat sendiri merupakan inisiasi dari Polres Palopo untuk mendengarkan permasalahan hukum yang terjadi di masyarakat.

Hal ini kemudian dimanfaatkan para pedagang ikan dan nelayan di Pusat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Palopo.

Polres Palopo menggelar Jumat Curhat di Tempat Pelelangan ikan (TPI), Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur Kota Palopo.

Kegiatan itu juga dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Palopo, Lurah Ponjalae, Lurah Pontap, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Ponjalae dan Pontap.

Dalam Jumat Curhat itu, salah seorang nelayan, Alimuddin meminta Polres Palopo menempatkan anggotanya di TPI.

Permintaan itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, TPI kata Alimuddin sering terjadi tindak pidana pencurian.

“Dan ini sangat merugikan nelayan. Sebab, kejadiannya bukan hanya sekali dua kali, tapi sudah seringkali,” kata Alimuddin.

“Kalau bisa anggota ditempatkan khusus di TPI setiap pagi saat melaksanakan aktivitas jual beli,” sambungnya.

Menanggapi hal itu, Kasat Binmas, AKP Syamsul Bahri mengatakan siap meningkatkan keamanan di TPI.

“Kami akan tingkatkan keamanan di TPI. Bhabinkamtibmas dan Babinsa agar lebih intens melaksanakan patroli dan imbauan terkait hal tersebut,” ujar Kasat Binmas.

“Kami akan melakukan patroli di tempat pelelangan ikan setiap pagi saat melaksanakan aktivitas jual beli untuk memberikan rasa aman,” tegasnya. (***)



Pos terkait