Pasar Mungkajang Segera Launching, Pedagang di Jalan Pongsimpin Akan Direlokasi

  • Whatsapp
Tim Percepatan Pemanfaatan Pasar Mungkajang menggelar rapat jelang launching.

PALOPO — Pemerintah kota Palopo melalui Dinas Perdagangan akan melaunching pemanfaatn Pasar Mungkajang pada Jumat (11/6/2021) mendatang.

Untuk mempersiapkan dibukanya kembali pasar tersebut, tim percepatan pemanfaatan pasar mungkajang menggelar rapat di lokasi Pasar Mungkajang Rabu (9/6/2021).

Bacaan Lainnya

Rapat dipimpin ketua tim percepatan, Ilham Hamid yang tak lain Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan. Hadir juga Kadis Perdagangan, Nuryadin, Camat Mungkajang, Salong serta perwakilan Dishub, Satpol PP serta Kepala Pasar Andi Tadda dan PNP. Termasuk hadir juga para pedagang.

Ilham Hamid berharap Pasar Mungkajang bisa berjalan hingga seterusnya, sama dengan pasar pada umumnya.

“Sampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa Jumat mendatang Pasar Mungkajang akan dilaunching oleh walikota,” kata Ilham.

Mantan Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu menegaskan, terkait dengan rencana relokasi pedagang yang ada di Jalan Pongsimpin, agar dikoordinasikan dengan OPD terkait seperti Satpol PP, Dishub. Termasuk melibatkan babinsa dan bhabinkamtibmas.

Nampak kios pakaian Pasar Mungkajang, Rabu (9/6/2021).

Kadis Perdagangan, Nuryadin mengatakan Pasar Mungkajang setelah dilaunching nantinya akan beroperasi setiap hari.

Untuk lods dan kios kata dia juga semua sudah ada yang punya dan telah mulai menjual.

“Sudah ada puluhan pedagang yang mengisi lods, yang tidak datang hari ini kita ganti yang lain. Karena banyak yang mau gantikan,” tegas Nuryadin.

Lods sayur Pasar Mungkajang.

Sementata itu, Camat Mungkajang, Salong mengaku akan berupaya semaksimal mungkin untuk meramaikan pasar Mungkajang.

“Pedagang yang ada di pinggir jalan Pongsimpin khususnya yang berjualan diatas bahu jalan dan drainase, akan kita pindahkan masuk ke sini,” jelasnya.

Untuk launching, dirinya akan menghadirkan seluruh RT/RW termasuk ASN yang berada di lingkup pemerintahan kecamatan Mungkajang.

“Tidak boleh ada yang pulang nantinya kalau tidak bawa kantongan,” tandasnya. (asm)







Pos terkait