Ridwan Bakokang Serap Aspirasi Masyarakat

  • Whatsapp
64

LUWU – Ridwan Bakokang, anggota DPRD Kab. Luwu fraksi PDI Perjuangan berkunjung ke Desa Karatuan dan desa-desa tetangganya, di Kecamatan Basse Sangtempe Utara. Berbeda dengan reses-reses sebelumnya, kunjungan kerja sekaligus temu konstituen dalam rangka menyerap aspirasi kali ini diselenggaran tidak hanya dengan cara resmi dengan memfokuskan kosentrasi pertemuan di satu tempat dan mengundang masyarakat banyak.

Namun, kali ini ridho, sapaan ridwan bakokang, setelah tatap muka dan dengar keluhan masyarakat di Desa karatuan secara formal seperti biasa, ia kemudian berkeliling ke beberapa desa di Kecamatan Basse Sangtempe Utara dan Basse Sangtempe sembari menyapa masyarakat yang tengah beraktifitas sehari-hari selain dalam rangka mendengar langsung keluhan masyarakat juga memantau langsung situasi dan kondisi akses dan infrakstruktur fisik dan pelayanan disetiap desa yang dikunjunginya.

Bacaan Lainnya

Ridho banyak mendapat keluhan dari masyarakat terutama tentang infrastruktur jalan yang telah mengalami peningkatan yang kembali banyak tertutup dan tertimbun longsor.

Adapula permintaan akses jalan tani untuk mempermudah akses menuju lokasi garapan pertanian. Dan masalah klasik lainnya yaitu fasilitas pendidikan terutama guru di beberapa sekolah yang menggantungkan aktifitas belajar-mengajar dari guru honorer. Yang bahkan beberapa guru honorerpun menurut mereka tidak lagi proaktif menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar.

“Kasihan anak-anak kami, mereka tiap hari pergi sekolah namun lebih sering tidak belajar karna tidak ada katanya guru yang mengajar. Padahal guru honorer di sekolah ini cukup banyak terdaftar, sehingga anak-anak kami yang sudah selesai kuliah mau daftar jadi tenaga honorer di sekolah, kata kepala sekolah sudah penuh gurunya,” ungkap salah seorang warga.

Menanggapi hal tersebut, mengatakan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan dan pemerintahan dan pelayanan lainnya akan diteruskan sebagai laporan hasil reses dan bahan untuk memanggil dinas terkait untuk menindaklanjuti keluhan warga.

“Termasuk infrastruktur jalan, utamanya jalan yang telah menjadi kewenangan pemerintah provinsi yang saya lewati tadi antara desa bonglo dan karatuan, ternyata banyak titik-titik yang tertutup longsor. Padahal beberapa bulan yang lalu saya sempat menyampaikan kondisi jalan dari latuppa yang banyak mengalami longsor ke staf ahli gubernur, dan telah diperbaiki. Namun karna tidak adaji aduan yang saya terima sehingga efektifitas jalan poros kemari justru luput dari perhatia. Aduan masyarakat sangat berguna dalam mengawasi setiap tahapan dan proses pengerjaan peningkatan infrastruktur,” jelas Ridho. (fit)



Pos terkait