IKA Teknik Unanda Kecewa ke Birokrasi Kampus, Ini Masalahnya…

  • Whatsapp

PALOPO – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Teknik Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo mengecam sikap rektor.

Itu setelah dua mahasiswa Teknik Unanda ditangkap polisi usai dilapor melakukan penganiayaan satpam kampus.

Bacaan Lainnya

Dalam penanganan kasus ini pihak kampus memfasilitasi korban dengan memberikan bantuan hukum.

Sementara pelaku dalam hal ini mahasiswa dibiarkan untuk membela dirinya sendiri tanpa bantuan hukum dari kampus.

Wakil Ketua Ika Teknik Unanda Amrullah Bustam mengatakan, dua mahasiswa tersebut mempunyai hak yang sama dengan korban dari pihak kampus.

Kampus dinilai sangat tendensius hanya membela satu pihak tanpa membela anak didiknya.

“IKA Teknik Unanda sangat kecewa atas perlakuan birokrasi kampus yang mana sangat berat sebelah dalam kasus ini,” jelas dia dalam rilisnya Rabu (17/6/2020).

Amrullah menambahkan, seharusnya pimpinan kampus berdiri sebagai orang tua yang bijak dan memberikan pembinaaan, bukan menghakimi.

“Andaikan ini murni persoalan hukum, kampus tidak boleh terlalu reaktif mencampurinya, biarkan korban dan pelaku melakukan mediasi,
bukan malah ikut-ikut menghakimi,” kuncinya.

Sebelumnya diberitakan, dua mahasiswa Universitas Andi Djemma (Unanda) terlapor mengeroyok satpam kampus.

Kasubag Humas Polres Palopo Iptu Edi, mengatakan, mahasiswa tersebut menganiaya satpam di Jl Dahlia Raya, Selasa (19/5/2020) lalu.

Saat ini kedua mahasiswa tersebut diamankan di Polsek Wara, Kota Palopo. (rls)

Pos terkait