BPK Sebut IPM Palopo Terus Meningkat

  • Whatsapp

PALOPO — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulawesi Selatan, secara virtual melakukan pemeriksaan kinerja pendahuluan atas efektivitas pengelolaan belanja daerah untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Palopo. Senin, (21/9/2020).

Pada kegiatan yang diikuti oleh Walikota Palopo, Drs HM Judas Amir, dan didampingi Sekretaris Daerah, pemeriksa BPK Provinsi Sulsel, Wahyu Priyono, mengungkapkan bahwa IPM Palopo terus memgalami peningkatan.

Bacaan Lainnya

Menurut wahyu, kota Palopo sejak tahun 2017 sampai 2019, memperoleh opini dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan PDRB dan IPM yang terus meningkat yakni dengan IPM 76.71, 77.30, 77.98.

Pemeriksaan tersebut, dilakukan dalam Tiga (3) bagian, yakni keuangan, kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

Tujuan dari pemeriksaan itu adalah menilai kualitas pengelolaan APBD dan mengidentifikasi permasalahan dalam pengelolaan APBD yang berpotensi mempengaruhi realisasi capaian Indeks pembangunan manusia (IPM).

“IPM itu sendiri merupakan sebuah alat ukur yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan dan pendidikan,” terang  Wahyu.

Adapun output dari desain pemeriksaan kinerja itu, nantinya adalah penilaian belanja daerah dan penentuan sampel pengujian dan pola hubungan (ipm) serta outcome yang meliputi penilaian capaian outcome IPM dan analisis pola hubungan IPM.

Wahyu Priyono menambahkan, jangka waktu pendahuluan pemeriksaan ini dimulai tanggal 21 September hingga 20 Oktober 2020. Sedangkan pemeriksaan secara terperinci hingga November 2020. (hms)





















Pos terkait