FKJ Serahkan Buku Rekening ke PLKB dan KKB di Kecamatan Bara

  • Whatsapp
4

PALOPO — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Palopo menggelar pertemuan program bangga kencana di Aula kantor kecamatan Bara, Selasa, (16/6/2020).

Pertemuan itu dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis buku rekening kepada Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan Kader Keluarga Berencana (KKB) se-kecamatan Bara.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Farid Kasim Judas, menanggapi lirik mars keluarga berencana yang dinyanyikan diawal pertemuan. Dirinya mengaku baru beradaptasi dengan BKKBN.

“Mars KB, saya tidak hafal lagunya sehingga pada saat bernyanyi bersama saya hanya diam saja, menyimak. Dari kata dan lirik dari penggalan lagu tersebut ada makna “Sudah waktunya keluarga berencana”. Penggalan kata diawal itu, adalah komitmen bersama, mengajak kita untuk introspeksi diri, mengajak kita mengetahui sebenarnya bahwa pemerintah mengajak kita untuk memahami bahwa sudah waktunya membangun sebuah unit kecil,” katanya.

“Keluarga adalah salah satu unit kecil yang menjadi perhatian pemerintah.
Unit terkecil adalah rumah tangga. sudah waktunya disini adalah berarti ada reaksi, ppkb dan sub ppkb. Pertanyaannya, sebelum melangkah keluar, apakah kita sudah siap, apakah kita sudah sesuai apakah kita sudah berada pada posisi yang seharusnya,” tambah FKJ sapaan akrabnya.

Ia melanjutkan, dirinya sengaja datang menghadiri pertemuan dan mengikutkan seluruh kepala bidang yang ada pada dinas PP dan KB.

“Saya bawa (kabid) karena kami memang bangun sebuah kolaborasi. Jika saya kerja sendiri, saya tidak akan bisa tapi jika kita kerja bersama hasilnya pasti maksimal,” ujarnya.

“Tidak ada satupun organisasi yang bisa bekerja sendiri personilnya, harus kerjasama, kerja bersama,” bebernya.

Kepala UPT KB Kecamatan Bara, Edward, pada kesempatan itu dalam laporannya menyampaikan bahwa untuk kecamatan Bara, tahun ini mendapat target akseptor baru sebanyak 453. “Dan tahun ini, dari bulan Januari sampai Mei, ada 101 akseptor baru,” katanya. (hms)

Pos terkait