Sejak Januari, Kasus DBD di Luwu Timur Melonjak

Ilustrasi. (INT)

MALILI – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Luwu Timur awal Januari 2022 mengalami lonjakan yang cukup tinggi.

Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur mencatat bahwa kasus DBD mulai 1 Januari hingga Sabtu 5 Februari 2022 terdapat 78 kasus yang tersebar di 10 PKM.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, Rosmini menyebut bahwa untuk kasus DBD terbanyak di wilayah Wawondula 34 kasus.

“Sementara di mangkutana 1 kasus, Bone Pute 1 Kasus, Tomoni Timur 1 Kasus, kalaena 1 kasus, Tomoni 1 Kasus, Malili 7 kasus, Lampia 1 Kasus, Wasuponda 10 Kasus dan Nuha 19 Kasus,” kata Rosmini.

Ia mengatakan bahwa untuk mencegah lonjakan kasus DBD tersebut pihaknya akan melakukan pemberantasan sarang nyamuk

“Kita melaksanakan PSN (Pemberantasan Sarang nyamuk disemua Desa terdampak dengan melakukan 3M plus, Pemberian Bubuk Abate dan melaksanakan Fogging di wilayah yang terserang DBD,” katanya.

Lebih lanjut, kata dia bahwa Pihaknya juga melaksanakan pertemuan lintas sektor di wilayah Puskesmas Wawondula, Malili dgn melibatkan aparat desa.

“Kita juga menggalakkan kembali kegiatan 1 rumah 1 Jumantik (Juru Pemantau Jentik) di setiap Desa, dan kita juga imbau kepada masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungannya,” ucapnya. (*/Tad)





















Pos terkait