Usut Tambang Ilegal Siguntu, Komisi Hukum dan HAM KNPI Palopo akan Temui Kapolres dan Wakil Rakyat

  • Whatsapp
Irham Amin, SH
4

PALOPO — Komisi Hukum dan HAM KNPI Kota Palopo juga tidak tinggal diam dengan adanya aktivitas tambang emas ilegal di pegunungan Siguntu, kelurahan Latuppa kecamatan Mungkajang kota Palopo.

Hal itu terungkap saat Irham Amin bersama sejumlah rekannya di KNPI Palopo Satu Nafas menggelar pertemuan di Warkop ID Coffee, Senin (17/8/2020) sore. Dalam pertemuan tersebut, Irham menyebut dalam pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA), tidak sedikit menimbulkan persoalan seperti adanya aktifitas pertambangan yang tidak mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, hingga berakibat pada terjadinya bencana alam yang dipengaruhi oleh faktor tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Bacaan Lainnya

“Di Kota Palopo, sebagaimana pemberitaan media yang terdokumentasi secara faktual, telah dihebohkan dengan adanya aktifitas tambang emas yang diduga ilegal (illegal mining) di Pegunungan Siguntu di Daerah Aliran Sungai (DAS) Latuppa Kelurahan Latuppa, kecamatan Mungkajang, Kota Palopo. Ini merupakan bentuk kejahatan serius yang harus segera mendapat perhatian bagi semua pihak, khususnya pihak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengambil tindakan hukum (projustitia) bagi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktifitas usaha pertambangan yang diduga tidak memiliki izin, untuk melakukan kegiatan pertambangan dalam kawasan hutan Lindung tersebut,” kata Irham.

Selain itu, hal yang paling urgent di tempat aktifitas usaha pertambangan tersebut adalah merupakan lokasi hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Latuppa yang menjadi sumber air bersih dan minum warga Kota Palopo serta berpotensi terjadinya bencana alam berupa kerusakan lingkungan yang diakibatkan adanya aktifitas tambang emas yang diduga ilegal tersebut jika tidak segera diusut tuntas dan dilakukan tindakan tegas menurut hukum jika benar terbukti telah terjadi perbuatan melawan hukum dalam aktifitas pertambangan dilokasi tersebut.

“KNPI Kota Palopo menduga kuat aktifitas tambang emas di di Pegunungan Siguntu Daerah Aliran Sungai (DAS) Latuppa yang berada dalam kawasan hutan lindung tersebut, diduga bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.

Olehnya itu, Irham Cs berencana melakukan audience ke Kapolres Palopo, AKBP Alfian Nurnas dan anggota DPRD Palopo pada Selasa (18/8/2020). “Kita meminta Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Cq. Kepolisian Resort Kota Palopo untuk segera melakukan tindakan Projustitia (Penyelidikan dan Penyidikan) atas dugaan aktifitas usaha pertambangan ilegal (illegal mining) di Pegunungan Siguntuserta menindak tegas pada oknum yang diduga terlibat dengan menerapkan prinsip-prinsip Impartial, transparansi, dan akuntabillitas,” pintanya.

“Untuk DPRD kota Palopo agar menjalankan fungsi pengawasan ketat atas penuntasan dugaan aktifitas usaha pertambangan ilegal di di Pegunungan Siguntu,” tandas Irham. (asm)

Pos terkait