Dinas Perkim Luwu Gelar Penyuluhan Hukum untuk DAK Cadangan Sanitasi

  • Whatsapp
55

LUWU – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Luwu kembali melaksanakan rapat koordinasi dan penyuluhan hukum untuk kegiatan DAK cadangan sanitasi 2020. Program ini merupakan bagian dari pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemic covid 19 dan sejalan dengan strategi Pemerintah Kabupaten Luwu untuk menurunkan angka prevalensi stunting balita dan program ODF (Open Defecation Free) 100 persen di Luwu.

Penyuluhan hukum menghadirkan narasumber Kajari Luwu, Erni Veronica Maramba didampingi Kasi Pidsus, Eka Hariadi. “Kegiatan yang dilaksanakan dengan metode swakelola type 4 ini yang dilaksanakan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) harus dilakukan sesuai ketentuan teknis dengan memperhatikan kualitas bahan dan material yang digunakan harus sesuai perencanaan,” kata Erni.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Plt Kadis Perkim Luwu, Sofyan Thamrin mengatakan kegiatan DAK Sanitasi ini awalnya dialokasikan sebesar Rp 4 M lebih dengan 12 desa penerima namun terjadi refocusing anggaran di pemerintah pusat sehingga pada penyaluran dalam program DAK cadangan berkurang jadi Rp 1,8 M. Dana itu diperuntukan untuk 4 desa penerima bantuan hibah.

“Program yang dilaksanakan secara padat karya dengan komponen biaya pekerjaan yaitu 60 persen bahan/material, 35 persen upah kerja dan 5 persen kegiatan non fisik. Upah kerja yang diperoleh masyarakat bisa meningkatkan pendapatan ekonomi dit engah pandemi saat ini,” ujarnya.

Rapat Koordinasi dan Penyuluhan Hukum ini diikuti oleh PPK, PPTK, tim teknis Dinas Perkim Luwu, kepala desa, BPD, pengurus Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL).

Program penanganan sanitasi berbasis masyarakat ini tetap akan berkelanjutan dan berkesinambungan sebagai salah satu program startegis Dinas Perkim Kabupaten Luwu untuk menyediakan sarana pengolahan air limbah baik secara individual dan komunal yang sesuai dengan standar teknis dan kesehatan. Program sanitasi layak ini untuk mendukung Forum Kabupaten Sehat mencapai target Luwu sebagai kabupaten sehat dengan predikat Swasti Saba Wistara di tahun 2021. (fit)























Pos terkait