Matangkan Persiapan Verifikasi Nasional, KKS Luwu Gelar Rakor

  • Whatsapp
5

LUWU – Matangkan persiapan menghadapi verifikasi tingkat Nasional Kabupaten/Kota Sehat yang akan dilaksanakan pada bulan April 2021 mendatang, Forum Kabupaten/Kota Sehata (KKS) Kabupaten Luwu bersama tim pembina forum menggelar rapat koordinasi di ruang rapat kantor Bappelitbangda, di Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Rabu (24/02/2021).

Ketua Tim Pembina KKS, Achamd Awwabin mengatakan, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Luwu Nomor 432/VIII/2019 tanggal 22 Agustus 2018, tentang Pembentukan Pembina Forum KKS Kab. Luwu dipandang perlu untul melaksankan rapat agar terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik antar anggota Tim Pembina.

Bacaan Lainnya

“Selain itu, dalam rangka penilaian Lomba Kabupaten/Kota sehat, ada beberapa hal yang perlu kita diskusikan secara bersama terkait persiapan kita menghadap verifikasi tingkat nasional,” Katanya.

Sementara, Ketua Forum Kabupaten Sehat (KKS) Luwu, Hayarna Basmin yang di dampingi wakilnya H Ansar Pandaka mengatakan, ketirlibatan Tim Pembina Forum menjadi kunci penting keberhasilan Kab. Luwu untuk mencapai predikat Kabupaten Sehat.

“ Muara dari lahirnya lomba Kabupaten Sehatbitu berasal dari bagaimana menilai tingkat keberhasilan kinerja dan Organisasi perangkata Daerah (OPD) dalam menjalankan tupoksinya masing-masing sehingga memberikan dampak yang baik kepada masyarakat. Inilah yang menjadi alasan kenapa Tim Pembina Forum Kab. Sehat itu harus terdiri dari Kepala-kepala OPD untuk ikut berperan dalam membina forum KKS dalam mewujudkan kondisi kabupaten bersih, nyaman, dan sehat,” terangnya.

Lanjut Hayarna mengatakan untuk mencapai kondisi kabupaten bersih, nyaman, dan sehat ada tujuh tatanan atau sasaran yang harus menjadi perhatian kita bersama, yaitu, tatanan kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, kawasan sarana lalu lintas tertib, dan pelayanan transportasi umum, tatanan kawasan industri dan perkantoran.

“ Tatanan kawasan pariwisata sehat, tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, tatan ketahanan pangan dan gizi, serta tatanan sosial masyarakat. Dinas atau instansi yang berkaitan erat dengan tujuh tatanan tersebut mempunyai peran dan fungsi untuk mewujudkan yang penting untuk mewujudkan menjadi tatanan sehat. Dalam lomba Kabupaten/Kota sehat tahun 2021 ini kita menargetkan untuk mencapai predikat Swasti Saba Wistara yang menjadi katageri penghargaan tertinggi dalam penilaiam lomba,” tandasnya. (fit)

Pos terkait