Ratusan Koperasi di Luwu Terancam Dinonaktifkan

  • Whatsapp
57

LUWU – Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Mikro (UKM) dan Perindustrian Kabupaten Luwu, saat ini tengah melakukan rekapitalisasi 423 koperasi yang ada di Kabupaten Luwu.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian, Andi Fatahillah mengatakan, dari 423 koperasi simpan pinjam yang ada di Luwu, hanya 21 koperasi yang memiliki Sertifikat Izin Koperasi (NIK) dari kementerian Koperasi.

Bacaan Lainnya

”Data sementara, dari 423 baru 21 Koperasi di Luwu yang memiliki NIK. 423 koperasi ini tersebar di 22 Kecamatan yang ada di Kab. Luwu,” katanya, Selasa (16/02/2021).

Andi Fatahillah menjelaskan, untuk saat ini, baru sekitar 5 Koperasi yang melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang merupakan agenda wajib tahunan bagi setiap badan usaha koperasi.

“RAT ini sendiri membahas tentang pertanggungjawaban pengurus koperasi selama satu tahun kepada anggota koperasi yang lainnya,” tuturnya. Untuk Kecamatan Walenrang sendiri terdapat kurang lebih 20 unit koperasi simpan pinjam.

“Namun hanya tiga koperasi yang kepengurusannya aktif, dan baru dua koperasi yang memiliki NIK, sementara untuk mendapatkan dana operasionaal dari Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi, dan untuk mendapatkan LPDB, koperasi yang aktif sedikitnya harus 30%,” terangnya.

Maka dari itu, Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Luwu akan memberikan waktu hingga awal bulan Mei 2021 bagi sejumlah koperasi yang belum memiliki NIK.

“Banyaknya koperasi yang hanya berbadan hukum namun belum memiliki Nik menjadi hambatan kita untuk mendapatkan dana operasional. Malah masih banyak koperasi yang hanya tinggal nama, dan ada koperasi yang terbentuk hanya karena ingin mendapat bantuan. Jika sampai awal Mei mendatang koperasi di Luwu ini belum memiliki NIK, saya akan mengambil tindakan tegas yaitu mengeluarkannya dari daftar anggota Koperasi,” tandasnya. (fit)

Pos terkait