Mahasiswa di Palopo Diparangi, Dua jari Tangan Putus, Pelaku Diamankan

Salah satu pelaku penganiayaan yang diamankan Polsek Wara.

PALOPO — Seorang mahasiswa di Palopo bernama Yudha Aditya Saputra (19) beralamat di Jl Libukang, Kelurahan Malatunrung, Kecamatan Wara Timur, terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Ia menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di BTN Nyiur Permai pada 25 April 2022 lalu. Akibat penganiayaan tersebut korban kehilangan dua jari tangan dan luka serius di beberapa bagian tubuh serta kepala akibat disabet parang.

Bacaan Lainnya

Setelah melakukan penyelidikan, Satuan Reskrim Polsek Wara, akhirnya mengamankan pelaku, Senin (16/05/2022). Dua pelaku yang diamankan adalah MF (16) dan AL (20). Sementara dua pelaku lainnya kini dalam pengejaran pihak yang berwajib.

Kanit Reskrim Polsek Wara, Iptu Akbar, mengatakan kedua pelaku yang diamankan mengakui perbuatannya. ” MF memukul korban dengan tangan kosong. Sementara AL menganiaya menggunakan parang. Menebas jari dan kepala korbannya,” kata Akbar.

Akbar mengungkapkan, sebelumnya korban mencari besi bekas untuk ditimbang dan bertemu dengan pelaku. Pelaku yang berjumlah empat orang kemudian menyuruh korban untuk pulang ke rumahnya. Namun, korban terlebih dahulu ke rumah temannya.

Sekitar 15 kemuddian, korban jalan kaki pulang ke rumahnya. Pelaku pun melakukan penganiayaan. ” Pelaku berjumlah empat orang. Dua ditangkap, dua lainnya masih buron. Kami minta untuk menyerahkan diri ke polisi,” kata Akbar. (adn)

Pos terkait